Pemkot Jakut Gelar Aksi 3 Rembuk Stunting

Rabu, 11 Oktober 2023 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 6168

Pemkot Jakut Gelar Aksi 3 Rembuk Stunting

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Sejumlah stakeholder mengikuti kegiatan Aksi 3 Rembuk Stunting yang digelar di Ruang Bahari, Lantai 14 Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (11/10). Dalam kegiatan ini, perwakilan stakeholder turut melakukan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting di wilayah Jakarta Utara.

Memperkuat komitmen pimpinan daerah terhadap upaya percepatan penurunan stunting


Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, kegiatan Aksi 3 Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara terintegrasi. Sehingga antara organisasi perangkat daerah (OPD) penanggung jawab layanan dengan sektor atau lembaga non pemerintah dan masyarakat terjalin sinergisitas utuh.

"Selain itu kegiatan ini untuk memperkuat komitmen pimpinan daerah terhadap upaya percepatan penurunan stunting," katanya,.

Sejumlah stakeholder yang ikut dalam Aksi 3 Rembuk Stunting ini di antaranya,  PT PLN dan Pembangunan Jaya Ancol.

Menurut Ali, kegiatan Aksi 3 Rembuk Stunting ini dilakukan sebagai rangkaian dari 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Administrasi Jakarta Utara.

Kegiatan ini juga sebagai implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting Dan Peraturan Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021

Dijelaskannya, dari rembuk stunting ini ada tiga hal yang ingin dicapai, yakni menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.

Lalu yang kedua, mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan penurunan stunting terintegrasi

Yang ketiga, membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di kabupaten dan kota.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Jakarta Utara di tahun 2021 sebesar 20.4 persen dan di  tahun 2022 sebesar 18.5 persen.

Diharapkannya pada  2023 ini capaian prevalensi stunting Jakarta Utara dibawah 16 persen sehingga saat  2024 Jakarta Utara dapat mencapai prevalensi stunting sebesar 14 persen sesuai dengan target nasional.

"Saya berharap apa yang telah kita lakukan selama ini mendapatkan hasil yang terbaik, apa yang dicita- citakan bersama dapat terwujud," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Heru Cek Penanganan Stunting di Pekojan

Pj Gubernur Heru Berkomitmen Selesaikan Stunting di Jakarta

Rabu, 11 Oktober 2023 9242

 20 Kader Posyandu Pejagalan Diedukasi Program Jakarta Beraksi

20 Kader Posyandu Pejagalan Diedukasi Program Jakarta Beraksi

Jumat, 22 September 2023 5998

Ini Jawaban Pj Gubernur DKI Tanggapi Pemandangan Umum

Pj Gubernur Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2024

Senin, 09 Oktober 2023 34680

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 41659

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3734

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2113

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2082

Pramudi Transjakarta ApelKeselamatan

Pramudi Transjakarta Ikuti Apel Keselamatan

Kamis, 26 Februari 2026 598

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks