Pemkot Jakpus-INKOWAPI Resmikan Posko Pangan

Selasa, 08 Agustus 2023 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Andry 4555

Posko Pangan Di Jakpus Diresmikan

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) meresmikan Posko Pangan Serentak Nasional secara hybrid.

Pada 31 Juli lalu kami sudah kumpulkan pemilik warung untuk dibuat Posko Pangan

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan, Posko Pangan ini merupakan warung milik warga Jalan Batu Tulis VI, Kebon Kelapa yang dikembangkan menjadi posko.

Posko tersebut berawal dari bagaimana mengangkat ekonomi masyarakat yang dapat dirasakan dampaknya.

Kemudian melahirkan ide dan gagasan dengan mempertemukan antara produsen awal dengan konsumen secara langsung. Sehingga bisa menghindari simpul-simpul distribusi yang membuat harga pangan menjadi mahal.

“Cukup ada warung-warung kecil yang menyediakan pangan dengan harga terjangkau agar biaya operasional bisa ditekan dan pendapatannya ditingkatkan,” terang Dhany, Selasa (8/8).

Menurut Dhany, sebagai percontohan, di wilayahnya ada empat warung di wilayahnya yang diintervensi dalam program ini agar berkembang menjadi Posko Pangan.

“Dari awalnya omset hanya Rp 3 juta menjadi Rp 70-300 juta per bulan. Berarti intervensi program ini cukup efektif untuk mengangkat ekonomi kerakyatan," ucapnya.

Dhany memastikan, mekanisme yang dapat membuat harga pangan lebih murah ini akan dikembangkan di 44 kelurahan di Jakarta Pusat agar harga pangan lebih terkendali.

“Tugas kita sekarang bagaimana cara menstimulus supaya bisa berkembang dan responnya positif," terangnya.

Ketua Umum INKOWAPI, Sharmila Yahya menambahkan, Posko Pangan akan dibuat di seluruh Indonesia dengan bersinergi bersama warung-warung yang sudah ada di desa.

“Pada 31 Juli lalu kami sudah kumpulkan pemilik warung untuk dibuat Posko Pangan dan ini menjadi wilayah percontohan untuk Indonesia,” imbuhnya.

Sharmila mengutarakan, omzet yang diperoleh warung yang telah dijadikan Posko Pangan di Jakarta Pusat di luar dugaan. Mengingat dari target Rp 50 juta, omzet yang didapatkan lebih dari Rp 70 juta per bulan.

“Ternyata mereka bekerja sama dengan grosir-grosir,” ungkapnya.

Desi (48), pemilik warung Posko Pangan mengaku senang warungnya bisa meraup omzet hingga Rp 90 juta. Di warungnya ini, berbagai komoditas serta produk olahan dijual seperti minyak, telur, tepung terigu, gula, sosis, ayam, daging dan siomay.

“Program ini bisa membantu masyarakat. Harganya pun lebih murah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
18 Perusahaan Industri Ikuti Business Matching P3DN Gelombang VI

18 Perusahaan Industri Ikuti Business Matching P3DN Gelombang VI

Senin, 07 Agustus 2023 4456

 30 Pelaku UMKM Binaan Ikuti Bazar di Kembangan Utara

30 UMKM Ramaikan Bazar di Kecamatan Kembangan

Senin, 26 Juni 2023 3018

Pemkab Kepulauan Seribu, Distribusikan KAJ, KPDJ, KLJ Serentak

Pemkab Kepulauan Seribu Distribusikan KAJ KPDJ dan KLJ

Senin, 07 Agustus 2023 4964

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2980

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1411

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 540

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1295

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks