Pengguna QRIS di Jakarta Tembus 5,1 Juta

Minggu, 30 Juli 2023 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 6969

Pengguna QRIS di Jakarta Tembus 5,1 Juta

(Foto: Nurito)

Pengguna sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Jakarta saat ini sudah mencapai 5,1 juta. Pencapaian ini tidak terlepas dari upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta yang terus mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran QRIS

Saat ini sudah ada tujuh juta merchant QRIS di DKI Jakarta. 

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar mengatakan, pengguna dan transaksi QRIS di DKI Jakarta tumbuh signifikan sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat untuk bertransaksi secara digital dan terselenggaranya secara masif event-event di Jakarta.

"Pada bulan Juni 2023, total pengguna QRIS di Jakarta mencapai lebih dari 5,1 juta, meningkat 21 persen secara YoY," ujarnya, saat Pencanangan Penggunaan QRIS, Diseminasi Digital Payment dan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di Lippo Plaza Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (30/7).

Ia menambahkan, adapun kontribusi QRIS berdasarkan wilayah yakni, Jakarta Selatan 2.127.700 (45 persen), Jakarta Timur 838.569 (18 persen), Jakarta Pusat 741.719 (16 persen), Jakarta Barat 607.689 (13 persen), dan Kepulauan Seribu 2.759 (0,1 persen).

"Saat ini sudah ada tujuh juta merchant QRIS di DKI Jakarta. Sehingga, transaksi digital menggunakan QRIS juga semakin mudah," terangnya.

Arlyana menjelaskan, sosialisasi dan edukasi terus dilakukan untuk merespons besarnya potensi ekonomi digital di Indonesia dan mendukung implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.

"KPw BI Provinsi DKI Jakarta bersama dengan seluruh unsur penta helix di Jakarta turut mendukung implementasi BSPI 2025. Hari ini kita menyasar Jakarta Timur karena jumlah penduduk dan luas wilayahnya, kita ingin pengguna QRIS di Jakarta Timur meningkat dan bisa melampaui Jakarta Selatan," ungkapnya.

Menurutnya, upaya ini dilakukan dalam rangka konsistensi penguatan ekosistem dan implementasi kebijakan sistem pembayaran pada Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), termasuk implementasi Kartu Kredit Indonesia di Wilayah DKI Jakarta.

"Ada juga Elektronifikasi Transportasi,  Elektronifikasi Bantuan Sosial,  Elektronifikasi SP Ritel lain seperti Destinasi Wisata dan Implementasi QRIS pada UMKM, pasar, dan pusat perbelanjaan," bebernya.

Asisten Gubernur Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono menyampaikan, dalam mengakselerasi digitalisasi pembayaran sebagai implementasi BSPI 2025 terdapat tiga milestone utama.

"Pertama, reformasi pengaturan. Kedua, pengembangan infrastruktur dan instrumen SP Ritel melalui BI-FAST dan Kartu Kredit Indonesia. Ketiga, Standarisasi Sistem Pembayaran melalui Standar Nasional Open API Pembayaran atau SNAP dan QRIS," ucapnya.

Terkait Kebijakan sistem pembayaran, imbuhnya, saat ini Bank Indonesia fokus pada Stabilisasi, Inklusi dan Pertumbuhan. Biaya merchant discount rate (MDR) QRIS yang dikenakan PJP kepada merchant ditetapkan dalam kisaran 0-0,7 persen sesuai dengan kategori merchant.

"Penyesuaian besaran MDR untuk pelaku usaha mikro dikenakan 0 persen untuk nominal transaksi sampai dengan Rp100 ribu dan 0,3 persen untuk nominal transaksi di atas Rp100 ribu berlaku paling lambat mulai 30 November 2023," tuturnya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah menegaskan, penggunaan QRIS terus menunjukkan tren positif, termasuk bagi pelaku UMKM.

"Kita akan terus sosialisasi dan edukasi penggunaan QRIS bagi Jakpreneur, pedagang pasar-pasar tradisional dan pelaku transaksi jual beli. QRIS merupakan aplikasi dari perkembangan teknologi dan menjadi tuntutan perkembangan zaman," tandasnya.

Untuk diketahui, digital payment telah menjadi game changer perekonomian Indonesia. QRIS, BI-FAST dan Kartu Kredit Indonesia memungkinkan UMKM untuk masuk ke ekosistem digital Indonesia dengan menggunakan transaksi non-tunai di berbagai macam instrumen dan sumber dana

Melalui percepatan akseptasi pembayaran digital ini diharapkan seluruh pihak terus berkolaborasi meningkatkan pembayaran transaksi secara digital. Sehingga, dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat khususnya bagi pelaku UMKM di Indonesia

BERITA TERKAIT
4.300 Pelaku UMKM Jakbar Telah Terapkan Qris

4.300 Jakpreneur di Jakbar Terapkan Pembayaran Gunakan QRIS

Jumat, 14 Juli 2023 5107

Bank DKI Luncurkan Digital Island di Kepulauan Seribu

Bank DKI Canangkan Digital Island di Kepulauan Seribu

Jumat, 21 Juli 2023 6511

Pembayaran Qris Bank DKI Diminati Warga Kepulauan Seribu

Pembayaran Qris Bank DKI Diminati Warga Pulau Pramuka

Sabtu, 22 Juli 2023 5987

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7143

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4831

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2336

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2530

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1183

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks