Centang Biru Puskesmas Pademangan Berhasil Tekan Angka Stunting

Jumat, 21 Juli 2023 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 5581

Inovasi Puskesmas Pademangan Luluskan 36 Balita Stunting

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Sejak Maret hingga Juni 2023, Puskesmas Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, berhasil mengatasi masalah stunting 36 anak melalui program Centang Biru (Pencegahan Stunting Pademangan Sistem Baru).

Selama 90 hari, sejak Maret hingga Juni 2023 ini

Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan, Octoviana Carolina mengatakan, penanganan dalam inovasi program Centang Biru terbagi dua hal yakni, intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

"Selama 90 hari, sejak Maret hingga Juni 2023 ini, kita bisa menekan angka stunting hingga terjadi penurunan 22 persen atau meluluskan sebanyak 36 anak," katanya, Jumat (21/7).

Dijelaskan Octoviana, inovasi Centang Biru dalam intervensi gizi spesifik terdiri dari lima program. Pertama pemberian tablet tambah darah pada remaja putri (Rematri), kedua pelayanan kesehatan ibu terpadu (K1).

Kemudian, membentuk whatsapp group ibu hamil  dan nifas cantik, sehat dan pintar (Wamilfas Cetar).Lalu membentuk whatsapp grup Balita yang dikemas dalam Kelas Balita Pademangan Ibu Cerdas Anak Senang (ke Bali Berenang).

Selanjutnya,  program kunjungan rumah ibu hamil berisiko melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dan Balita stunting. Petugas Puskesmas yang melakukan kunjungan akan mengedukasi tentang pola makan dan polan hidup bersih sehat (PHBS), serta memastikan stiker Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) terisi dan terpampang di rumah pasien. 

Sedangkan inovasi Centang Biru dalam hal intervensi gizi sensitive terjadi dua, yakni peningkatan dan penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan serta yang kedua peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan. 

"Kami juga memilik inovasi Berbagi untuk Sesama oleh Puskesmas Kecamatan Pademangan yang disingkat Bersama Pakde. Inovasi terdiri dari pemberian makanan tambahan (PMT) berupa telur dan susu hasil swadaya ASN Puskesmas," tutur Octoviana.

Ke depan, lanjut Octoviana, pihaknya sedang menyiapkan inovasi program Kolaborasi Intervensi Menurunkan Stunting Puskesmas Pademangan (Klenting Puspa). 

Inovasi ini mempunyai tiga kegiatan yakni, Cating atau catatan penting nurunin stunting. Cating ini berisi data Balita stunting yang dapat diakses lintas sektor. 

Selanjutnya, makan bersama Pademangan turunkan stunting yang disingkat Mamang Turing, yang melaksanakan PMT protein hewani berupa telur dan susu dan kegiatan pos gizi. 

"Ketiga Warning, yaitu WA grup pemantau balita stunting. WA grup beranggotakan ibu-ibu dari Balita stunting yang dipantau makanan sehari-harinya oleh petugas Puskesmas," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
 35 Balita di Pulau Kelapa Terima Bantuan PMT

35 Balita di Pulau Kelapa Terima Bantuan PMT

Selasa, 11 Juli 2023 3689

Minimalisir Stunting, Pemkot Jakbar, Perbanyak, MCK Komunal (2)

Prevalensi Stunting di Jakarta Barat Turun di Tahun 2022

Kamis, 06 Juli 2023 5056

Pemkot Jakut Public Ekspose Program Pencegahan dan Penanganan Stunting

Pemkot Jakut Public Ekspose Program Pencegahan dan Penanganan Stunting

Selasa, 18 Juli 2023 4141

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 4802

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1338

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1566

Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 724

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1292

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks