Peserta Antusias dengan Gelaran Policy Fest 2023

Sabtu, 17 Juni 2023 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Erikyanri Maulana 1418

Puluhan Generasi Millenial Ikuti Kegiatan Policy Fest di Balai Kota

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Puluhan peserta antusias mengikuti kegiatan Policy Fest 2023 yang berlangsung di Ruang Lobi, Lantai 1, Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6).

Untuk kegiatan dengan tema tersebut fokusnya sharing

Kepala BLUD Jakarta Smart City DKI Jakarta, Yudhistira Nugraha mengatakan, banyak kegiatan yang bisa diikuti para peserta dalam gelaran Policy Fest 2023. Salah satunya talk show yang mengusung tema, ekonomi digital mengenai kecerdasan buatan dalam kebijakan publik menavigasi kesempatan dan tantangan.

"Untuk kegiatan dengan tema tersebut fokusnya sharing, kaitannya dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam pengambilan kebijakan," ujar Yudhistira dalam talk show dalam Policy Fest 2023 di Balai Kota DKI Jakarta.

Diungkapkan Yudhistira, AI tidak ada manfaatnya kalau tidak ada data. Untuk itu data merupakan yang paling penting untuk AI bekerja. Dan bagaimana AI itu bekerja saat ini menjadi tantangan, khususnya dalam konteks Smart City.

Untuk penerapan Smart City di DKI Jakarta dalam konteks AI, sambung Yudhistira, pihaknya mengembangkan dalam tiga skema. Pertama sensing, understanding dan acting. Artinya, bagaimana intervensi kebijakan tersebut berbasis data.

Tahapannya, dimulai dari sensing, yaitu data harus cepat, akurat, teringrasi dan lain sebagainya. Selanjutnya masuk ke understanding menggunakan mesin learning, AI dan segala macam. Dari hasil pemodelan AI tersebut digunakan untuk melakukan kebijakan berbasis data. Ia mencontohkan, kebijakan tersebut misalnya dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam pengendalian banjir.

"Jadi ouput dari kegiatan ini supaya AI ini tumbuh bersama dengan masalah-masalah yang ada di perkotaan. Kemudian kebijakan tersebut juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun dengan kekurangan dan kelebihannya, AI yang memang penting dan menarik juga harus dikombinasikan dengan human karena mempunya whois," jelasnya.

Andi (24), salah satu peserta dari kalangan mahasiswa menuturkan, kegiatan Policy Fest 2023 sangat bermanfaat, khususnya bagi generasi milenial sehingga dapat membuka pikiran, memahami dan memgerti perkembangan zaman ke depan yang akan semakin canggih.

“Dengan adanya AI, generasi milenial diharapkan menggunakan pikirannya untuk terus berkreasi, berinovasi dan lain sebagainya untuk kemajuan. Dan saya mengapresiasi diadakannya kegiatan ini," tandasnya.

Sekadar diketahui, talk show tersebut juga menghadirkan, CEO/CTO Hukumonline, Arkka Dhiratara; Corporate Communication Plasticpay, Imam Pesuwaryantoro; dan Kepala BLUD Jakarta Smart City DKI Jakarta, Yudhistira Nugraha.

BERITA TERKAIT
Dinas Pusip - AAI DKI Jakarta Gelar Seminar Kearsipan

Dispusip - AAI DKI Jakarta Adakan Seminar Kearsipan

Rabu, 24 Mei 2023 1678

Kospaja RSUD Tarakan Gelar Seminar Merawat Anak Merawat Bangsa

Kospaja RSUD Tarakan Gelar Seminar Merawat Anak Merawat Bangsa

Sabtu, 04 Maret 2023 2191

Persiapan Kick Off KTT Asean 2023

Pemprov DKI Persiapkan Kick Off KTT ASEAN 2023

Sabtu, 28 Januari 2023 2831

BERITA POPULER
Pramono menyampaikan jawaban atas dua Raperda di Rapat Paripurna DPRD DKI

Pramono Sampaikan Jawaban Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 11133

Wali Kota Jakarta Barat meninjau lokasi pengungsian penyintas banjir

Wali Kota Jakbar Pastikan Penanganan Genangan Berjalan Sesuai SOP

Jumat, 23 Januari 2026 622

Transjakarta Perluas Rute Harapan Indah-Pulo Gadung

Waspada Hujan Merata Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini

Rabu, 21 Januari 2026 1055

Hujan lebat dan merata diprediksi guyur Jakarta hari ini, Jumat (23/1)

Hujan Lebat dan Merata Diprediksi Guyur Jakarta Hari Ini

Jumat, 23 Januari 2026 606

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

Selasa, 20 Januari 2026 992

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks