Pembangunan MRT, Halte Transjakarta Dibongkar

Kamis, 02 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 3981

dono_boestami_wahyu_yossy.jpg

(Foto: doc)

Sehubungan dengan dimulainya pelaksanaan pembangunan mega proyek Mass Rapid Transit (MRT) membuat sejumlah halte di koridor 1 Transjakarta bakal dibongkar. Pembongkaran dilakukan lantaran halte-halte tersebut bersinggungan dengan jaur MRT Lebak Bulus - Bundaran HI.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami mengatakan, pihaknya akan memindahkan serta menggabung halte-halte tersebut. "Perubahan halte Transjakarta ini untuk mempersiapkan pembangunan stasiun bawah tanah MRT dari Bundara HI sampai depan Plaza EX," ujar Dono, di Hotel Pullman, Jakara Pusat, Kamis (2/1).

Perubahan halte tersebut berupa pembongkaran halte Bundaran HI. Sebagai gantinya halte Tosari dan halte Sarinah akan diperpanjang. Lalu, jembatan penyebrangan orang (JPO) di kedua halte tersebut juga akan dibongkar. Kemudian halte Karet dan halte Setiabudi akan dibongkar dan digabung menjadi satu halte baru yang teretak di antara kedua halte tersebut. Lokasi halte baru tersebut berada di sekitar 265 meter di sebelah utara halte Karet tepatnya di depan Hotel Le Meredien.

Kemudian halte Transjakarta Poda Metro Jaya dan halte Bundaran Senayan akan mengalami sedikit pergeseran lokasi, yakni akses menuju halte yang semula berada di arah utara dipindah ke arah selatan. Pekerjaan pembongkaran halte dan JPO Bundaran HI akan dilakukan mulai pertengahan Januari 2014. Bersamaan dengan itu dilakukan perpanjangan halte Sarinah dan Tosari.

"Untuk halte Sarinah dan Tosari akan diperpanjang, sehingga akses naik turun penumpanglebih mudah. Rencananya kedua halte tersebut akan dibuat masing-masing menjadi enam pintu. Sementara untuk halte penggantinya akan dibangun kembali pada Maret," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Udar Pristono menambahkan, perubahan halte ini telah memperhitungkan jumlah penumpang dimasing-masing halte. Sehingga halte yang masih ada diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang. "Halte memang ada yang ditutup sementara. Tapi jumlah penumpang juga akan diperhitungkan di halte penggantinya," ucapnya.

Ditambahkan Pristono, untuk halte yang dihilangkan akan diganti dengan yang lebih baik kualitasnya. "Saya minta langsung, agar pembangunan halte baru bisa lebih baik, seperti kualitas dan daya tampungnya," tandas Pristono.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7131

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4822

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2041

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2499

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1091

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks