Pembangunan MRT, Halte Transjakarta Dibongkar

Kamis, 02 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 3847

dono_boestami_wahyu_yossy.jpg

(Foto: doc)

Sehubungan dengan dimulainya pelaksanaan pembangunan mega proyek Mass Rapid Transit (MRT) membuat sejumlah halte di koridor 1 Transjakarta bakal dibongkar. Pembongkaran dilakukan lantaran halte-halte tersebut bersinggungan dengan jaur MRT Lebak Bulus - Bundaran HI.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami mengatakan, pihaknya akan memindahkan serta menggabung halte-halte tersebut. "Perubahan halte Transjakarta ini untuk mempersiapkan pembangunan stasiun bawah tanah MRT dari Bundara HI sampai depan Plaza EX," ujar Dono, di Hotel Pullman, Jakara Pusat, Kamis (2/1).

Perubahan halte tersebut berupa pembongkaran halte Bundaran HI. Sebagai gantinya halte Tosari dan halte Sarinah akan diperpanjang. Lalu, jembatan penyebrangan orang (JPO) di kedua halte tersebut juga akan dibongkar. Kemudian halte Karet dan halte Setiabudi akan dibongkar dan digabung menjadi satu halte baru yang teretak di antara kedua halte tersebut. Lokasi halte baru tersebut berada di sekitar 265 meter di sebelah utara halte Karet tepatnya di depan Hotel Le Meredien.

Kemudian halte Transjakarta Poda Metro Jaya dan halte Bundaran Senayan akan mengalami sedikit pergeseran lokasi, yakni akses menuju halte yang semula berada di arah utara dipindah ke arah selatan. Pekerjaan pembongkaran halte dan JPO Bundaran HI akan dilakukan mulai pertengahan Januari 2014. Bersamaan dengan itu dilakukan perpanjangan halte Sarinah dan Tosari.

"Untuk halte Sarinah dan Tosari akan diperpanjang, sehingga akses naik turun penumpanglebih mudah. Rencananya kedua halte tersebut akan dibuat masing-masing menjadi enam pintu. Sementara untuk halte penggantinya akan dibangun kembali pada Maret," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Udar Pristono menambahkan, perubahan halte ini telah memperhitungkan jumlah penumpang dimasing-masing halte. Sehingga halte yang masih ada diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang. "Halte memang ada yang ditutup sementara. Tapi jumlah penumpang juga akan diperhitungkan di halte penggantinya," ucapnya.

Ditambahkan Pristono, untuk halte yang dihilangkan akan diganti dengan yang lebih baik kualitasnya. "Saya minta langsung, agar pembangunan halte baru bisa lebih baik, seperti kualitas dan daya tampungnya," tandas Pristono.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2734

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1227

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1003

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 541

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1139

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks