Isnawa Adji Siap Bersihkan Jakarta dari Sampah

Jumat, 03 Juli 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 9963

Isnawa Adji Siap Bersihkan Jakarta dari Sampah

(Foto: Yopie Oscar)

Jumlah penduduk Jakarta yang cukup padat, menyisakan persoalan sampah yang cukup peliks bagi Pemprov DKI. Sebagai Kepala Dinas Kebersihan yang baru, Isnawa Adji dituntut mampu menyelesaikan persoalan sampah agar Jakarta bersih dan ramah lingkungan.

Saya siap mengemban tugas ini

"Saya siap mengemban tugas ini," tegas Isnawa di Balaikota, Jumat (3/7).

Ia mengatakan, total sampah di ibu kota saat ini sebanyak 6.700 ton setiap hari. Kondisi tersebut jelas menjadi beban bagi Pemprov DKI.

"Penanganan sampah masih terkonsentrasi di TPA Bantargebang, Bekasi," ujarnya.

Untuk penanganan sampah di ibu kota, Isnawa mengaku telah menyiapkan program kerja di antaranya penyediaan bank sampah di tingkat Rukun Warga (RW) se-DKI Jakarta. Begitu pun armada sampah, pihaknya akan terus melakukan penambahan.

"Selain itu, kami akan terus menambah armada truk pengangkut sampah. Ke depan pengangkutan sampah ditangani langsung oleh Dinas Kebersihan, tidak seperti sekarang yang masih dipegang oleh swasta," tuturnya.

Namun, menurut Isnawa, penambahan armada pengangkut sampah akan percuma, jika warga ibu kota tidak peduli dengan penanganan sampah. Untuk itu, Dinsih DKI Jakarta juga akan memberikan pendidikan kepada warga ibu kota seputar penanganan sampah.

"Kita juga akan mendidik warga memilah sampah. Percuma saja, kita perbanyak truk sampah, tapi warga masih banyak buang sampah sembarangan," tegasnya.

Program lain, lanjut Isnawa, yang siap diterapkan yakni pemetaan sejumlah titik sampah untuk menempatkan Petugas Harian Lepas (PHL) yang terintegrasi dengan Jakarta Smart City. Kesemua program ini sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi arahan Gubernur DKI jelas, yakni perlu ada penambahan truk dan PHL. Keberadaan kerja PHL akan mudah terpantau dan memetakannya ke sungai, kali, saluran air. Kami juga akan sinergi dengan Dinas Pertamanan dan Kominfo untuk Smart City," tuturnya.

Ia menegaskan, dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, program kerja ini telah dapat berjalan. Untuk pegawai yang malas, sanksi bakal menanti bagi jajaran di bawahnya. 

"Tiga bulan ini akan saya pacu terus. Jika ada pegawai yang tidak bisa ikuti ritme saya kerja, akan saya ganti," tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan, Intermediate Treatment Facilities (ITF) Sunter, Jakarta Utara, juga akan dilanjutlkan. Namun, pembangunan ITF Sunter akan diserahkan kepada PT Jakarta Propertindo selaku BUMD milik Pemprov DKI.

"Kami sedang konsultasikan dengan Gubernur. Karena ini kan kebijakan lama. Kami akan bahas proses lanjutnya, salah satunya koordinasi dengan JakPro," tambahnya.

BERITA TERKAIT
Kurangi Banjir, Saluran Air di Palmerah Dibersihkan

PHL Bersihkan Saluran Air di Palmerah

Jumat, 03 Juli 2015 5905

Kadis Pertamanan Janji Bersihkan Taman dari Sampah

Kadis Pertamanan akan Kerahkan Polsus Jaga Taman

Jumat, 03 Juli 2015 5277

 Pengurus RT RW Harus Sediakan Parkiran Gerobak Sampah

Parkir Gerobak Sampah Dikeluhkan Warga

Jumat, 03 Juli 2015 4748

Warga Keluhkan Gerobak Sampah Parkir di Trotoar

Gerobak Sampah Ganggu Pengguna Jalan

Jumat, 03 Juli 2015 4902

 70 Tenaga PPSU Pejaten Timur Mulai Bersihkan Saluran

PHL Pejaten Timur Mulai Bersihkan Saluran

Kamis, 02 Juli 2015 4758

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 871

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 775

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1148

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 592

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1084

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks