Basuki Minta 3 Perusahaan Ujicoba Sistem ERP

Jumat, 21 Maret 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 3535

erp_jalanberbayar.jpg

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama, meminta kepada tiga perusahaan yang ikut tender pengadaan fasilitas Electronic Road Pricing (ERP) untuk melakukan ujicoba peralatan dan sistem di sejumlah ruas jalan ibu kota.

"Kita mau siapkan term of references. Kita minta yang ikut tender ERP, pasang dulu gratis. Kita mau lihat alatnya biar lebih jelas.  Kamu mau jual barang tapi barangnya belum ada contoh di Indonesia," kata Basuki di Balaikota, Jumat (21/3).

Ujicoba dimaksudkan untuk mengetahui apakah peralatan dan sistem ERP sesuai dengan cuaca dan suhu di Indonesia. "Nah, kalau kamu mau ikutan, pasang dulu, gue mau lihat barang (ERP) lu. Jalan dulu, kalau bagus baru boleh ikut tender," ujarnya.

Basuki menegaskan, peserta tender dapat dicoret jika peralatan dan sistem ERP yang diujicobakan di sejumlah ruas jalan ibu kota memiliki kekurangan.

"Di luar negeri bagus. Ya saya tidak tahu bagusnya seperti apa, yang kamu bawa ke sini mereknya apa. Di sana dingin, di sini enggak, nanti rusak enggak," ungkapnya.

Ia mengaku, penerapan sistem ERP di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta bisa saja terlambat pada April mendatang.

"Telat sedikit enggak apa-apa. Tapi, tahun ini tetap kita mau suruh mereka. Lagi disusun. Kan tergantung mereka," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5336

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1391

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1451

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1380

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks