Jokowi: Lelang Jabatan Kepsek Tak Langgar Aturan

Jumat, 21 Maret 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 4700

jokowi_jumat_pelantikan_yopie.jpg

(Foto: doc)

Setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat, Pemprov DKI Jakarta akhirnya mengukuhkan kepala SMA/SMK hasil seleksi dan promosi jabatan terbuka atau yang lebih dikenal dengan sebutan lelang jabatan. Sama seperti lelang jabatan camat dan lurah, pejabat yang baru dikukuhkan ini akan dievaluasi setiap enam bulan. Jika dari hasil evaluasi tidak memuaskan, para pejabat ini akan dimutasi kembali. 

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, proses lelang jabatan ini sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terlebih, dengan sistem ini, dirinya tidak langsung menunjuk pejabat melainkan berdasarkan hasil seleksi. "Ini terbuka kok. Mana yang lulus dan tidak bisa dicek. Bukan saya suka dan tidak suka. Yang dulu-dulu kan saya punya saudara jadi kepala sekolah. Ini terbuka, nilainya juga terbuka," ujar Jokowi, usai pengukuhan para kepala SMA/SMK dan kepala puskesmas hasil lelang jabatan di Balaikota, Jumat (2/3).

Pihaknya, kata Jokowi, tidak ingin proses tersebut dikatakan melanggar Kepmendikbud No 28 Tahun 2010 yang didalamnya antara lain menyebutkan syarat yang harus dipenuhi calon kepala sekolah, jenis pelatihan dan kompetensi dasar yang harus dimiliki sebelum menjadi kepala sekolah.

"Langgar apa? Sudah terbuka seperti itu. Dan perlu dicatat gubernur mempunyai kekuasaan mutlak dalam promosi, dalam mutasi, dalam pengangkatan. Semuanya mutlak, tapi harus hati-hati. Tapi kan saya tidak mau seperti itu, saya melalui seleksi dan promosi terbuka ini," tegasnya.

Ia berpesan, kepada kepala sekolah dan kepala puskesmas kecamatan yang baru dikukuhkan untuk bekerja dan melayani masyarakat dengan baik. "Semuanya selalu dievaluasi setiap enam bulan seperti yang sekarang lima lurah dan satu camat yang dengan terpaksa kita ganti karena performa kinerjanya tidak sesuai dengan standar yang ditentukan," katanya.

Jokowi juga berpesan kepada kepala puskesmas untuk tulus melayani masyarakat dengan baik. Terlebih, di Jakarta didukung fasilitas yang sangat baik dibanding daerah lain. Sedangkan bagi para kepala sekolah untuk fokus pada kegiatan belajar mengajar (KBM) dan bukan hanya mengurusi proyek saja.

Adapun kepala puskesmas yang dikukuhkan yakni sebanyak 44 orang, kepala SMAN sebanyak 117 orang, dan kepala SMKN sebanyak 63 orang. Pada kesempatan yang sama juga dilantik Kepala Kantor Regional V BKN, Kepala Unit Lembaga Pengadaan (ULP), Camat Cilincing Wawan Budi Rachman, wakil camat 2 orang, lurah 27 orang, wakil lurah 27 orang, serta kepala seksi dan kasubag 10 orang.

Sementara itu, kepala SMA terpilih, Retno Listyarti membenarkan jika semua proses lelang jabatan tidak melanggar aturan. Bahkan, proses lelang jabatan sudah berjalan cukup fair. Menginggat sempat dilakukan tes ulang untuk kompetensi bidang. "Sudah cukup fair, soal itu betul-betul sudah valid. Nantinya kepala sekolah terpilih juga akan mendapatkan pelatihan seperti syarat yang ada di Kepmendikbud itu," kata Retno.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9208

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3168

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3599

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1461

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1887

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks