Kamis, 20 Maret 2014
Reporter: Nurito
Editor: Lopi Kasim
3427
(Foto: doc)
Tumpukan sampah di ibu kota ternyata masih banyak terlihat. Salah satunya di Jl Remaja, RT 01/04, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur. Bahkan, sampah tumpukan sampah tersebut tak kunjung diangkut selama dua minggu hingga mencapai ketinggian dua meter dan panjang 20 meter. Akibatnya, warga sekitar menjadi terganggu lantaran sampah menebar aroma bau busuk dan mengeluarkan banyak belatung.
Keresahan warga cukup beralasan lantaran belatung yang bertebaran di jalan dan saluran air itu mencapai ratusan. Bahkan, jika turun hujan belatung menyebar ke halaman depan rumah warga. Sampah organik dan non organik itu bahkan membuat memakan badan jalan selebar lima meter sehingga mengganggu kendaraan yang melintas.
Dani (35), salah seorang warga RT 01/04 Jatinegara Kaum menuturkan, awalnya di lokasi pembuangan sampah terdapat kontainer. Namun, sejak seminggu lalu kontainer sudah tidak ada lagi. Sehingga sampah dibiarkan berserakan di pinggir jalan. Harusnya di tempat tersebut disediakan kontainer lagi agar sampah tak berserakan.
"Lokasi pembuangan sampah ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari kantor Kecamatan Pulogadung. Di sini juga terdapat pemukiman padat penduduk. Kini karena banyaknya tumpukan sampah, akses jalan menuju pemukiman penduduk jadi nyaris tertutup," ujar Dani, Kamis (20/3).
Tumpukan sampah itu, kata Dani, membuat resah warga. Sebab, jika malam hari menebar aroma bau tak sedap dan mengganggu istirahat warga. Ia berharap unit terkait segera menangkut sampah tersebut secara rutin.
Terkait hal itu, Kasudin Kebersihan Jakarta Timur, Apul Silalahi mengatakan, pihaknya akan menganggku sampah tersebut, enam petugas kebersihan langsung dikerahkan untuk mengangkut sampah dan dibuang LPS Pulogadung. Selanjutnya, dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi, bersama sampah dari LPS lainnya. Volumenya sekitar 8 ton.
"Sampah sudah kita atasi langsung. Kemarin memang ada kerusakan armada jadi pengangkutannya terganggu. Tapi sekarang sudah kita bersihkan," tandas Apul.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2968
Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai
Sabtu, 19 September 2026
1375
Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Sabtu, 19 September 2026
529
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1294
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing