Kondisi keluarga korban ledakan tabung gas LPG di Gg Merpati 3 RT 03/02 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, yang sejak kemarin dirawat di RSUD Koja kini mengalami kritis. Meski dalam keadaan sadar, mereka yang mengalami luka bakar di atas 40 persen, hingga kini kondisinya belum stabil.
Saat ini pasangan suami istri, Itok (38) dan Ngadiarti (35) masih dirawat di rumah sakit tersebut. Sedangkan, anak terkecil dari keluarga itu yakni, Renayu (1,5) sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, sejak semalam, karena kondisinya yang kritis. Sedangkan ketiga anak lain yaitu, Kholifatus (10), Al Fath (7) dan Ganesha (5), masih menunggu pemindahan ke RSCM.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Koja, dr Desma Eri, menyatakan secara umum kondisi keseluruhan korban ledakan LPG masih kritis. Itu akibat dari luka bakar di sekujur tubuh korban yang lebih dari 40 persen.
"Kita terus upayakan life saving kepada korban, bapak dan ibunya saat ini masih di ruang ICCU. Sedangkan 3 anak lain, sedang menunggu pemindahan setelah kita rujuk ke RSCM pagi tadi," ujar Desma Ari, Kamis (20/3).
Desma mengatakan, pemindahan terhadap anak-anak korban dilakukan karena di RSCM ada bagian yang khusus menangani luka bakar. Sehingga perawatan menurutnya akan lebih efektif bila mereka dipindah.
"Tadi malam anaknya yang bungsu sudah dipindah. Kedua orang tuanya nanti juga akan kita pindah, namun dari koordinasi dengan pihak RSCM, saat ini ruang ICCU di sana masih penuh," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
880
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
799
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1161
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga