JakLingko Indonesia Resmi Jadi Mitra Pembayaran Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Kamis, 02 Februari 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 3452

JakLingko Kereta Cepat Indonesia

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

PT JakLingko Indonesia resmi menjadi salah satu mitra dalam sistem pembayaran tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Harapannya, pengguna semakin mudah dalam bermobilitas

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT JakLingko Indonesia dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Kantor PT KCIC yang berlokasi di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (1/2) kemarin.

Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Muhamad Kamaluddin dan Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi.

Kamal memandang tahun 2023 sebagai tahun kebanggaan Transportasi Indonesia dengan akan beroperasinya Kereta Cepat Jakarta Bandung sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara, didukung oleh Platform Digital Mobility as a Service (MaaS) JakLingko Indonesia.

Kamal menilai, masyarakat diberikan banyak pilihan dalam pembelian tiket. Terlebih, tiket JakLingko Indonesia sebelumnya telah terintegrasi di empat moda transportasi di Jabodetabek.

“Kami mengapresiasi peluang JakLingko Indonesia dapat melayani pembelian tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang terkoneksi dengan transportasi umum. Harapannya, pengguna semakin mudah dalam bermobilitas dalam satu Aplikasi dan kartu termasuk pada armada-armada transportasi baru seperti Kereta Cepat,” ujar Kamal, Kamis (2/2).

Kamal menjelaskan, saat ini aplikasi JakLingko Indonesia telah diunduh lebih dari 400 ribu pengguna dan secara aktif digunakan oleh banyak pengguna MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan pengguna Grab di Jabodetabek.

Kamal optimistis, sinergisitas antara PT KCIC dengan JakLingko Indonesia, Kereta Cepat Jakarta Bandung yang merupakan proyek strategis nasional ini nantinya akan ramai oleh warga yang datang dari seluruh Jabodetabek.

“Begitu juga warga yang datang menggunakan KCJB ke Jakarta akan lebih mudah menjangkau seluruh titik di Jabodetabek melalui kerja sama ini,” kata Kamal.

Untuk diketahui, PT JakLingko Indonesia merupakan perusahaan patungan dari empat entitas transportasi yaitu PT MRT Jakarta (Perseroda), PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PT Transjakarta, dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), yang bergerak di bidang sistem pembayaran antar moda transportasi dan tarif melalui metode Elektronifikasi Integrasi Pembayaran Transportasi Umum Jakarta (EIPTJ) beserta pengembangan di Jabodetabek dengan potensi wilayah kerja di seluruh Indonesia.

PT JakLingko Indonesia sebagai pemilik sekaligus pengembang aplikasi dan kartu transportasi JakLingko saat ini sudah digunakan untuk melakukan pembayaran tiket perjalanan multi-moda dari MRT Jakarta, Transjakarta, LRT Jakarta, dan Kereta Commuterline, serta mengimplementasikan tarif integrasi.

BERITA TERKAIT
Program Tarif Integrasi JakLingko Masuk Nominasi Transport Ticketing Global Awards 2023

Program Tarif Integrasi JakLingko Masuk Nominasi Transport Ticketing Global Awards 2023

Senin, 30 Januari 2023 4348

Antusias Warga Ikuti Games di Kampanye Tranportasi Publik

Warga Antusias Ikut Kampanye Penggunaan Transportasi Publik

Minggu, 04 Desember 2022 4399

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7076

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4741

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2335

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1262

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2250

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks