Selasa, 03 November 2026 Andri Widiyanto 79
Sejumlah warga memanfaatkan kawasan Embung Batu Bangkong di Cipayung, Jakarta Timur, sebagai ruang untuk bersantai, berolahraga, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Embung yang baru diresmikan pada pertengahan Oktober lalu ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga menjadi sarana penampungan air hujan dan konservasi sumber daya air.
Unduh Potret
Embung Batu Bangkong dibangun oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta pada 2025 sebagai salah satu infrastruktur pendukung pengendalian banjir di wilayah Jakarta Timur
Selain sebagai tempat penampungan air, embung ini dikembangkan menjadi ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas rekreasi dan olahraga
Kawasan Embung Batu Bangkong dilengkapi taman dan jalur joging yang dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga sekaligus mendukung gaya hidup sehat
Berada di atas lahan seluas 1,3 hektare, Embung Batu Bangkong memiliki luas badan air sekitar 0,58 hektare dengan kapasitas tampung mencapai 20.300 meter kubik
Fasilitas area bermain anak turut dihadirkan untuk memberikan ruang aktivitas bagi anak-anak dan menjadi alternatif rekreasi keluarga
Embung ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengintegrasikan fungsi pengendalian banjir, konservasi air, dan penyediaan ruang publik bagi masyarakat
Keberadaan Embung Batu Bangkong diharapkan dapat membantu menampung limpasan air hujan sehingga mendukung upaya pengendalian banjir di kawasan sekitarnya
Embung Batu Bangkong juga dilengkapi balai warga dan lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan sosial serta aktivitas masyarakat
Masyarakat diharapkan turut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas Embung Batu Bangkong agar manfaatnya sebagai infrastruktur pengendalian banjir sekaligus ruang interaksi publik dapat dirasakan secara berkelanjutan