Musim Hujan, Dinkes DKI Minta Warga Waspadai Gigitan Ular Berbisa

Senin, 09 Januari 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1902

Dinkes Ingatkan Warga Waspada Gigitan Ular

(Foto: doc)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta warganya untuk mewaspadai gigitan ular berbisa. Sebab, musim hujan merupakan periode telur ular menetas.

Tata laksana awal ini harus benar

Untuk itu, seluruh puskesmas, rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jakarta diinstruksikan agar melaporkan langsung kasus gigitan ular atau hewan berbisa yang ditemukan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKTRL).

Pelaporan dapat melalui tautan bit.ly/kasusgigitanular dan website surveilans-dinkesdki.net dengan memilih gigitan ular atau hewan berbisa lainnya.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama meminta warga menerapkan tata lak­sana awal semua bentuk gigitan ular dengan imobilisasi.

Pertama, meminimalisasi pergerakan pada lokasi gigitan ular baik di tangan dan kaki bisa dengan memasang bidai dari kayu, bambu atau kardus.

“Tata laksana awal ini harus benar. Jika tidak benar, akan me­nimbulkan komplikasi serius dan kematian,” ungkap Ngabila, Senin (9/1).

Langkah kedua, segera hubungi Jakarta Siaga di nomor telpon 112 atau ambulans terdekat untuk segera membawa pasien ke puskes­mas, rumah sakit atau fasilitas kesehatan (faskes) terdekat. Saat ini, sambung Ngabila, fasilitas kesehatan di Jakarta sudah dilengkapi Serum Antibisa Ular (SABU).

“Serum Antibisa Ular diberikan gratis dan ditanggung BPJS Kesehatan jika gigitan yang tidak disengaja. Jika gigitan disengaja karena bermain dengan ular maka tidak dapat ditanggung pembiayaannya,” kata Ngabila.

Ngabila menyampaikan, tidak se­mua gigitan ular membutuh­kan SABU. Selain itu, penggunaan SABU harus melapor dan dikonsultasikan terlebih dulu kasus­nya kepada ahli di nomor 0853 3403 0409 (Indonesia Toxinologi Society).

“Juga memastikan kondisi pasien baik dan terjaga jalan napas dan sirkulasi darahnya,” ucap Ngabila.

Ngabila juga meminta warga dapat melakukan pencegahan teror ular dengan membagikan tips supaya terhindar dari gigitan ular yakni :

- Memakai alat pengaman diri

- Menjaga rumah tetap bersih dari hewan yang dapat dimakan ular (tikus, katak, unggas)

- Hindari tidur di lantai/tanah sebaiknya tidur di tempat tidur yang tinggi menggunakan kelambu

- Selalu membawa senter di malam hari agar dapat melihat kondisi sekitar

 “Warga juga diminta tidak panik dan menge­vakuasi sendiri ketika menemui ular atau baiknya warga lapor ke Dinas Gulkarmat DKI atau Jakarta Siaga 112 yang merupakan layanan panggilan darurat,” tandas Ngabila.

BERITA TERKAIT
Ular Sanda 3,5 Meter Dievakuasi dari Rumah Warga

Ular Sanca 3,5 Meter Dievakuasi dari Rumah Warga

Senin, 02 Januari 2023 2410

Gulkarmat Jaktim Amankan Ular Sanca Sepanjang 3,5 Meter

Ular Sanca Sepanjang 3,5 Meter di Lubang Buaya Dievakuasi

Rabu, 28 Desember 2022 2182

Gulkarmat Jaktim Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3,5 Meter

Ular Sanca dan Kera Liar di Jaktim Dievakuasi

Rabu, 21 Desember 2022 2168

Gulkarmat Jaktim Amankan Ular Kobra Dua Meter di Duren Sawit

Gulkarmat Jaktim Amankan Ular Kobra Dua Meter di Duren Sawit

Minggu, 03 Juli 2022 2065

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2928

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1272

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1284

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1088

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks