Jumat, 14 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Erikyanri Maulana
2397
(Foto: doc)
Puluhan warga yang tinggal di RW 06, Jl Kali Baru Timur, Senen, Jakarta Pusat menjadi korban penipuan oleh mandor proyek kampung deret. Sekitar 40 persen dana kampung deret yang diterima oleh puluhan warga dibawa kabur oleh mandor proyek.
Menyikapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta warga agar berhati-hati memilih kontraktor. "Sejak awal masyarakat mestinya tahu ada jaminan dari pihak kontraktor dan cari yang bonafide," ujar Basuki di Balaikota, Jumat (14/3).
Dikatakan Basuki, Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI sebenarnya sudah melakukan pengawasan terhadap pembangunan proyek kampung deret yang merupakan program andalan Pemprov DKI. "Yang dialami warga Kali Baru Timur sebuah kecelakaan dan hanya terjadi beberapa kasus saja," katanya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku, salah satu yang menjadi kesulitan yakni uang proyek kampung deret itu merupakan dana hibah. Alhasil, warga mengatur sendiri anggaran untuk membedah rumahnya.
"Itu kan hibah, ya kalau seperti itu persoalannya mestinya lapor polisi. Susahkan kalau memang harus kasih DP (uang muka). Tapi kalau DP-nya dibawa kabur ya susah. Ini masalah kecelakaan satu dua kasus saja," ucapnya.
Sekadar diketahui, pembangunan kampung deret di Jalan Kali Baru Timur, Senen, Jakarta Pusat, sempat terhenti akibat uang muka sebesar 40 persen yang dibayarkan dibawa kabur oleh mandor.
Alhasil, para pekerja bangunan menolak melanjutkan pembangunan karena khawatir tidak dibayar.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
881
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
802
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1163
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga