Basuki Pesimistis ERP Diterapkan Tahun Ini

Rabu, 17 Juni 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 4037

Basuki Pesimistis ERP Diterapkan Tahun Ini

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pesimistis sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) bisa diterapkan tahun ini. Salah satu kendala yang dilihat oleh Basuki adalah sumber daya manusia (SDM) yang belum siap sehingga akan dilakukan pergantian pejabat terlebih dahulu.

Ya saya juga pesimistis ERP diterapkan tahun ini, kalau lihat orang-orangnya kayak gitu. Kemungkinan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi akan diganti, kita lagi evaluasi

"Ya saya juga pesimistis ERP diterapkan tahun ini, kalau lihat orang-orangnya kayak gitu. Kemungkinan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi akan diganti, kita lagi evaluasi," kata Basuki, di Balaikota, Rabu (17/6).

Selain itu, Basuki juga masih menunggu pembelian bus tingkat. Bus tersebut sebagai kompensasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan diterapkannya kebijakan ERP untuk beberapa jalan. "Saya juga tenang-tenang saja soalnya bus tingkat belum datang," ujarnya.

Basuki mengaku sudah cocok dengan alat yang sedang diuji coba di dua lokasi. Uji coba sendiri dilakukan oleh dua perusahaan berbeda yakni Kapsch asal Swedia di Jalan Sudirman dan Q-free asal Norwegia di Jalan Rasuna Said, Kuningan. "Tidak apa-apa kan pasti jalan tinggal tunggu waktu saja. Teknologinya tetap sama, saya sudah cocok itu," ucapnya.

Dalam uji coba yang dilakukan sejak pertengahan tahun lalu, ada sebanyak 100 on board unit (OBU) dipasang di 100 kendaraan yang terdiri dari kendaraan milik masyarakat, petugas Dinas Perhubungan, dan karyawan perusahaan.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, kendala yang dihadapi adalah masih banyak kendaraan yang menggunakan pelat nomor modifikasi. Sehingga tidak dapat terbaca oleh alat ERP. Dengan adanya uji coba, bisa dilihat kelemahan dari alat sehingga bisa disempurnakan. Selain itu, alat juga akan disesuaikan dengan bentuk pelat nomor di Indonesia.

Rencananya, area penerapan ERP akan dibagi dalam tiga area. Area I, Blok M-Stasiun Kota, Jl Gatot Subroto (Kuningan-Senayan), Jl Rasuna Said-Tendean, Tendean-Blok M, serta Jl Asia Afrika-Pejompongan.

Area II meliputi, Dukuh Atas-Manggarai-Matraman-Gunung Sahari serta Jatinegara-Kampung Melayu-Casablanca-Jl Satrio-Tanah Abang. Kemudian, area III meliputi Grogol-Roxi-Harmoni, Tomang-Harmoni-Pasar Baru, Cempaka Putih-Senen-Gambir, Cawang -Pluit -Tanjung Priok, Cawang-Tanjung Priok, Sunter-Kemayoran.

BERITA TERKAIT
Ahok Minta ERP Beroperasi Tahun Ini

Ahok Minta ERP Diterapkan Tahun Ini

Senin, 16 Februari 2015 5377

       BUMD Transjakarta Resmi Kelola Bus Tingkat

PT Transjakarta Resmi Kelola Bus Tingkat Wisata

Jumat, 09 Januari 2015 5314

Jalan MH Thamrin Mulai di Tutup

Pembatasan Sepeda Motor Akan Diperluas Hingga Sudirman

Senin, 05 Januari 2015 9680

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9267

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3231

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3654

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1947

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks