BPBD DKI Lakukan Koordinasi Terkait Kesiapan Teknik Modifikasi Cuaca

Selasa, 27 Desember 2022 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 2688

BPBD DKI Lakukan Koordinasi Terkait Kesiapan Teknik Modifikasi Cuaca

(Foto: Istimewa)

Memperhatikan dinamika perkembangan cuaca di Jakarta jelang akhir tahun 2022, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan koordinasi terkait rencana pelaksanaan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) bersama Wings Udara 1 Skuadron 2 TNI AU, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pemprov DKI Jakarta siap dan siaga menghadapi ancaman potensi bencana hidrometeorologi

Kegiatan tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur pada Selasa (27/12), siang.

Sebelumnya BMKG telah merilis akan adanya potensi cuaca ekstrem di Jakarta pada periode tanggal 25 Desember 2022 - 1 Januari 2023. Sebagai upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan, BPBD DKI melakukan koordinasi mengenai kemungkinan dilakukannya TMC di Jakarta.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan TNI AU dan BRIN, terdapat dua pola penanganan untuk TMC, pertama dengan 'jumping process' atau memprematurkan awan hujan untuk dicegat masuk ke wilayah Jakarta sehingga menjadi luruh dan hujan yang terjadi hanya sekadar gerimis. Kedua, dengan pola kompetisi yakni membakar bahan semaian garam dengan mengganggu pertumbuhan awan dengan cara menambah inti kondensasi," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI, Isnawa Adji.

TMC hanya akan efektif dilakukan mulai pagi hari hingga sekitar pukul 17.00 WIB dengan hasil efektif akan terjadi dalam 4-15 jam ke depan. TMC dapat disiapkan untuk dilaksanakan di Jakarta, apabila sudah ada penetapan status siaga darurat oleh kepala daerah.

Terhadap hal ini, BNPB menyatakan kesiapan untuk melaksanakan TMC, dibantu oleh TNI AU, BRIN dan BMKG.

"Pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta siap dan siaga menghadapi ancaman potensi bencana hidrometeorologi jelang pergantian tahun," kata Isnawa.

Ditambahkan Isnawa, jenis pesawat  CN 212 bisa membawa 800 kilogram bahan semaian garam dan penyebaran dilakukan secara manual. Sedangkan Cassa bisa memuat 2,4 ton dan butuh waktu dua jam mempersiapkan semaian dalam bentuk konsul-konsul serta Hercules bisa memuat minimal 5 ton bahan semaian garam.

BERITA TERKAIT
bnatuan

BPBD DKI Kirim Bantuan Tambahan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pela Mampang

Selasa, 27 Desember 2022 2378

Hujan Sedang dan Lebat, Beberapa Titik Wilayah DKI Jakarta Tergenang

BPBD Catat Genangan Terjadi di Dua Ruas Jalan dan Dua RT

Kamis, 22 Desember 2022 2288

Warga Jakarta Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Ke Depan

Warga Diimbau Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan Ini

Selasa, 27 Desember 2022 2219

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1320

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks