Pengendalian Banjir Masih Jadi Fokus Musrenbang Jaktim

Rabu, 19 Maret 2014 Reporter: Widodo Bogiarto, Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 4711

musrenbang_jaktim_wahyu.jpg

(Foto: doc)

Wali Kota Jakarta Timur HR Krisdianto menegaskan, seluruh rencana pembangunan di wilayahnya merupakan hasil rembuk atau usulan dari warga melalui pengurus Rukun Warga (RW) hingga Provinsi DKI Jakarta. Semua usulan itu ditampung oleh Unit Kerja Perangkat daerah (UKPD) Kota Administrasi Jakarta Timur.

“Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun ini sangat penting sebagai masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) pada tahun 2015," kata HR Krisdianto  saat membuka Musenbang Kota Administrasi Jakarta Timur di ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (19/3).

Menurut Krisdianto, fokus utama yang menjadi program kerja tahun ini adalah pengembangan sistem transportasi, pengendalian banjir, penertiban pedagang kaki lima (PKL), parkir liar, percepatan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), dan penataan lingkungan kumuh.

Kepala Kantor Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Benny S Kamal menambahkan, Musrenbang merupakan amanat UU No 25/2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. "Karena itulah harus diselenggarakan secara sinergis, komprehensif dan akuntabel sehingga hasilnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Benny.

Benny menjelaskan, proses dari mekanisme perencanaan pembangunan DKI Jakarta ini dimulai dari tingkatan paling bawah yaitu Rembuk RW. Kemudian dilanjutkan ke Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Kota Jakarta Timur, dan Musrenbang Provinsi DKI Jakarta.
 
Ia menambahkan, usulan dari RW saat ini sudah tersaring sebanyak 8.135 kegiatan, di Musrenbang Kelurahan sebanyak 3.044 kegiatan, Kecamatan 2.284 kegiatan dan Musrenbang Kota Jakarta Timur sebanyak 2.387 kegiatan. Hal ini akan menjadi sarana sinkronisasi dan koordinasi penyusunan rencana kerja SKPD/UKPD tingkat Kota Jakarta Timur untuk tahun 2015

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Andi Baso meminta agar seluruh SKPD/UKPD dalam menyusun rencana kerja, untuk memperhatikan Surat Edaran Sekda Nomor 13/SE/2014 tentang Input Rencana Kerja (Renja) SKPD/UKPD 2015. seluruh SKPD/UKPD, diamanatkan untuk mengakomodir seluruh usulan masyarakat hasil Rembuk RW dan hasil Musrenbang yang telah diverifikasi.

“Agar Seluruh SKPD/UKPD mengurangi kegiatan-kegiatan kurang lebih 50 persen melalui penggabungan beberapa kegiatan sejenis menjadi satu kegiatan tanpa mengurangi sasaran maupun volume atau target pengeluaran, tidak hanya terpaku pada kegiatan yang bersifat rutin, namun lebih fokus pada kegiatan yang efektif, efisien dan bermanfaat bagi masyarakat. SKPD/UKPD juga diharapkan memperhatikan aspek pelaksanaan dan penyerapan atas kegiatan-kegiatan lebih dari 90 persen," tandasnya.
 
Kegiatan Musrenbang ini akan berlangsung selama dua hari, 19-20 Maret 2014.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7045

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4683

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2216

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2215

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1761

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks