Azas Tigor: Heru Gerak Cepat Atasi Kemacetan

Jumat, 21 Oktober 2022 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 2567

Azas Tigor: Heru Gerak Cepat Atasi Kamacetan

(Foto: doc)

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan, memuji langkah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membahas integrasi moda transportasi secara komprehensif.

Saya mengapresiasi dan mendukung gerak cepat Pak Heru, sudah tepat

Tigor mengatakan, sinergisitas ini perlu dilakukan karena integrasi moda transportasi di Jakarta juga berkaitan dengan sejumlah BUMN yang mengelola KRL commuter line dan LRT Jabodebek.

"Saya mengapresiasi dan mendukung gerak cepat Pak Heru, sudah tepat. Penggunaan moda transportasi umum sangat penting untuk mengatasi kemacetan di Jakarta," ujarnya, Jumat (21/10).

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) periode 201-2014 ini menjelaskan, integrasi tidak hanya terkait dengan pergerakan pengguna transportasi umum KRL commuter line, MRT, LRT, Transjakarta, Mikrotrans dan LRT Jabodebek nantinya. Tapi, juga berkaitan dengan tarif atau skema pembayaran yang harus diintegrasikan.

"Prinsipnya adalah semakin memudahkan para pengguna transportasi umum. Biayanya juga harus terjangkau, karena ini akan menjadi insentif bagi mereka," terangnya.

Tidak kalah penting, lanjut Tigor, perlu segera diterapkan aturan zona parkir, common parking, Electronic Road Pricing (ERP) dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Menurut Tigor yang juga Ketua Forum Warga Jakarta (Fakta) ini, zona parkir perlu diterapkan dengan mekanisme semakin di tengah kota maka tarif parkir kendaraannya harus semakin mahal. Kemudian, common parkir juga perlu diimplementasikan untuk menunjang kebijakan tidak ada lagi parkir di badan jalan yang memicu bangkitan kemacetan.

"ERP harus segera diterapkan sebagai bentuk disinsentif bagi pengguna kendaraan pribadi. Kalau ERP sudah diterapkan, menurut hemat saya Ganjil Genap sudah tidak perlu diberlakukan lagi. Pemberlakuan ERP ini bisa menambah Pendapatan Asli Daerah," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta diperlukan keseriusan dan kebijakan secara komprehensif.

"Saya siap membantu Pak Heru. Dalam waktu paling lambat satu tahun saya kira ini semua bisa direalisasikan. Apalagi Pak Heru juga sudah menemui Kapolda Metro Jaya yang salah satunya membahas mengenai upaya-upaya mengatasi kemacetan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Heru Tinjau Kesiapan Labkesda DKI Sebagai Rujukan Pemeriksaan Toksikologi se-Indonesia

Heru Pastikan Kesiapan Labkesda DKI Jadi Rujukan Pemeriksaan Toksikologi

Kamis, 20 Oktober 2022 2949

JPS Kepemimpinan Heru Bawa Layanan Publik di Jakarta Makin Optimal

JPS: Kepemimpinan Heru Bawa Layanan Publik di Jakarta Makin Optimal

Kamis, 20 Oktober 2022 2271

Ketua DPRD DKI Dukung Pos Layanan Pengaduan Masyarakat di Balaikota

Ketua DPRD DKI Dukung Pos Layanan Pengaduan Masyarakat di Balaikota

Kamis, 20 Oktober 2022 2071

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3380

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1406

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1020

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks