Komisi A Minta BPBD Siapkan Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

Selasa, 11 Oktober 2022 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 1995

Komisi A DPRD Meminta BPBD Siapkan Mitigasi

(Foto: Anita Karyati)

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, meminta Badan Penanggulangaan Bencana Daerah (BPBD) untuk mempersiapkan mitigasi bencana menghadapi cuaca ekstrim. Hal tersebut disampaikan pada rapat kerja Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD Perubahan tahun anggaran 2022 di Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/10).

Semua OPD yang terkait harus mempersiapkan sedini mungkin 

Sekretaris Komisi A, Karyatin Subiantoro mengatakan, dalam rancangan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2022 sebesar Rp.81,252 miliar, harus sudah masuk anggaran untuk mitigasi penanganan bencana. Dia juga meminta  BPBD untuk terus memberi informasi kepada masyarakat apabila terjadi banjir di wilayah Jakarta.

"Mitigasi penanganan bencana harus masuk dalam rancangan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2022. Jangan sampai itu tidak masuk. Apapun antisipasi untuk korban banjir," katanya.

Karyatin berharap, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Gulkarmat, dapat saling bersinergi dalam mempersiapkan mitigasi bencana.

"Semua OPD yang terkait harus mempersiapkan sedini mungkin agar hal yang tidak kita harapkan akibat cuaca ekstrem dapat ditangani," tukasnya.

Terkait hal ini, Sekretaris Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat menjelaskan, dalam menghadapi cuaca ekstrim pihaknya sudah menyiagakan tim reaksi cepat berkekuatan 267 personel. Mereka akan berkordinasi dan turun langsung ke lapangan.

"Mereka segera mengaktifkan seluruh sarana dan prasana untuk penanggulangan, jika intensitas curah hujan semakin meningkat beberapa waktu ke depan ini," ucapnya.

Selain itu, lanjut Marulitua, pihaknya juga telah menyiapkan buffer stock untuk mengantisipasi bila terjadi pengungsian warga yang wilayahnya terdampak banjir.

 

Buffer stock ini terdiri dari makanan siap saji kemudian kebutuhan lainnya seperti perlengkapan mandi, pakaian, air mineral, serta tenda dan terpal jika dibutuhkan.

Untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan, jelas Marulita, pihaknya telah menyiagakan layanan nomor darurat 112.  

"Kami siaga menjawab seluruh laporan dari masyarakat selama 24 jam, tujuh hari dalam sepekan. Silakan masyarakat menggunakan layanan telepon darurat 112. Kita akan tindaklanjuti laporan tersebut," tutupnya.

BERITA TERKAIT
Pimpinan DPRD DKI Gelar Rapimgab Penyampaian Tiga Raperda

Pimpinan DPRD DKI Gelar Rapimgab Penyampaian Tiga Raperda

Senin, 10 Oktober 2022 1955

Komisi D Apresiasi Pembangunan Fasilitas Landfill Mining dan RDF

Komisi D Apresiasi Pembangunan Fasilitas Landfill Mining dan RDF

Rabu, 05 Oktober 2022 1974

Komisi B Bersama Sembilan SKPD Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD DKI 2022

Komisi B Bersama Sembilan OPD Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD DKI 2022

Senin, 10 Oktober 2022 1842

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3398

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks