Komisi A Minta BPBD Siapkan Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

Selasa, 11 Oktober 2022 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 2368

Komisi A DPRD Meminta BPBD Siapkan Mitigasi

(Foto: Anita Karyati)

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, meminta Badan Penanggulangaan Bencana Daerah (BPBD) untuk mempersiapkan mitigasi bencana menghadapi cuaca ekstrim. Hal tersebut disampaikan pada rapat kerja Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD Perubahan tahun anggaran 2022 di Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/10).

Semua OPD yang terkait harus mempersiapkan sedini mungkin 

Sekretaris Komisi A, Karyatin Subiantoro mengatakan, dalam rancangan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2022 sebesar Rp.81,252 miliar, harus sudah masuk anggaran untuk mitigasi penanganan bencana. Dia juga meminta  BPBD untuk terus memberi informasi kepada masyarakat apabila terjadi banjir di wilayah Jakarta.

"Mitigasi penanganan bencana harus masuk dalam rancangan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2022. Jangan sampai itu tidak masuk. Apapun antisipasi untuk korban banjir," katanya.

Karyatin berharap, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Gulkarmat, dapat saling bersinergi dalam mempersiapkan mitigasi bencana.

"Semua OPD yang terkait harus mempersiapkan sedini mungkin agar hal yang tidak kita harapkan akibat cuaca ekstrem dapat ditangani," tukasnya.

Terkait hal ini, Sekretaris Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat menjelaskan, dalam menghadapi cuaca ekstrim pihaknya sudah menyiagakan tim reaksi cepat berkekuatan 267 personel. Mereka akan berkordinasi dan turun langsung ke lapangan.

"Mereka segera mengaktifkan seluruh sarana dan prasana untuk penanggulangan, jika intensitas curah hujan semakin meningkat beberapa waktu ke depan ini," ucapnya.

Selain itu, lanjut Marulitua, pihaknya juga telah menyiapkan buffer stock untuk mengantisipasi bila terjadi pengungsian warga yang wilayahnya terdampak banjir.

 

Buffer stock ini terdiri dari makanan siap saji kemudian kebutuhan lainnya seperti perlengkapan mandi, pakaian, air mineral, serta tenda dan terpal jika dibutuhkan.

Untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan, jelas Marulita, pihaknya telah menyiagakan layanan nomor darurat 112.  

"Kami siaga menjawab seluruh laporan dari masyarakat selama 24 jam, tujuh hari dalam sepekan. Silakan masyarakat menggunakan layanan telepon darurat 112. Kita akan tindaklanjuti laporan tersebut," tutupnya.

BERITA TERKAIT
Pimpinan DPRD DKI Gelar Rapimgab Penyampaian Tiga Raperda

Pimpinan DPRD DKI Gelar Rapimgab Penyampaian Tiga Raperda

Senin, 10 Oktober 2022 2259

Komisi D Apresiasi Pembangunan Fasilitas Landfill Mining dan RDF

Komisi D Apresiasi Pembangunan Fasilitas Landfill Mining dan RDF

Rabu, 05 Oktober 2022 2404

Komisi B Bersama Sembilan SKPD Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD DKI 2022

Komisi B Bersama Sembilan OPD Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD DKI 2022

Senin, 10 Oktober 2022 2087

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7153

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2536

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2554

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1225

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks