Dinas KUMKMP DKI Gelar Pasar Lelang

Rabu, 03 Juni 2015 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 3714

Dinas KUMKMP DKI Gelar Pasar Lelang

(Foto: doc)

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta menjamin persediaan bahan makanan pokok di ibu kota hingga hari raya Lebaran mendatang cukup tanpa ada kelangkaan pangan.

Lelang forward atau pasar lelang yang telah kami gelar bertujuan mempertemukan pihak penjual dan pembeli produk pertanian seperti beras, sayuran, dan buah-buahan

‎Hal itu dipastikan setelah diadakannya lelang forward yang digelar di kantor Dinas KUMKMP DKI, di Pulogadung, Jakarta Timur. Di dalam kegiatan lelang tersebut, penjual produk pertanian dengan pembeli langsung dipertemukan dan melakukan proses tawar menawar.

"‎Lelang forward atau pasar lelang yang telah kami gelar bertujuan mempertemukan pihak penjual dan pembeli produk pertanian seperti beras, sayuran, dan buah-buahan," kata Joko Kundaryo, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Rabu (3/6).

Joko mengatakan, ‎lelang tersebut tidak hanya diikuti produsen dari Jakarta, tetapi juga para produsen produk pertanian dari Brebes, Jawa Tengah dan Bandung, Jawa Barat. Kegiatan pasar lelang itu juga dihadiri pedagang beras dari Pasar Induk Beras Cipinang dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Di Pasar lelang forward ini, tawar-menawar dilakukan secara langsung, termasuk‎ dalam hal pengiriman barang dan pembayaran satu hingga dua bulan ke depan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, dalam kegiatan lelang tersebut, tercatat nilai transaksi mencapai Rp 8.764.600.000‎ yang terdiri dari komoditas beras saigon, beras hitam, beras 64, jeruk maleo asal Sulawesi Selatan, jeruk siam, dan kol bulat. ‎"Melihat dari hasil lelang ini, stok sembako di DKI dijamin tidak akan terjadi kelangkaan, baik selama puasa maupun Lebaran," ungkapnya.

Menurut Joko, kebutuhan bahan makanan pokok selama Ramadhan, umumnya akan cenderung naik ‎sekitar tujuh persen dari hari biasa. Selama kurun waktu itu, kebutuhan harian bahan pokok beras di ibu kota ‎akan meningkat dari 2.500 ton menjadi 2.700 ton.

Walau demikian, lanjut Joko, masyarakat diimbau tidak perlu cemas dengan kelangkaan pangan saat Ramadan hingga Lebaran. ‎"Masyarakat kita minta tidak cemas, karena semua kita pastikan cukup," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas KUMKMP DKI Siapkan Alat Pendeteksi Makanan Berbahaya

Dinas KUMKMP akan Beli Alat Pendeteksi Makanan Berbahaya

Jumat, 29 Mei 2015 5237

Cegah Peredaran makanan berbahaya, PKL Binaan Kampung Lima Disosialisasi

Sudin KUMKMP Jakpus Gelar Sosialisasi Makanan Berbahaya

Kamis, 28 Mei 2015 4908

10 UKM Jakut Ikut Serta di Event Pekan Raya Jakarta

10 UKM Jakut Ramaikan PRJ

Jumat, 29 Mei 2015 5252

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9267

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3231

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3654

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1947

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks