Belanda Tertarik Bangun Rusunawa di Muara Baru

Rabu, 02 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Widodo Bogiarto 4691

bantuan_rusunawa_belanda_budi.jpg

(Foto: doc)

Beragam cara ditempuh Pemprov DKI Jakarta untuk menghindari ibu kota makin tenggelam, akibat turunnya permukaan tanah di pesisir pantai. Salah satu wilayah yang paling parah mengalami penurunan tanah yakni kawasan Muara Baru RT 20/17, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Bahkan saat ini kawasan pemukiman padat penduduk itu sudah berada 1,5 meter di bawah permukaan laut.

Untuk mencegah air laut masuk ke daratan, tanggul sepanjang 100 meter di tepi pantai akan ditinggikan menjadi 4,5 meter dengan lebar 10 meter. Sedangkan terhadap warga yang berdiam di sekitar tanggul, rencananya akan direlokasi.

Dari pendataan awal yang dilakukan, sebanyak 536 kepala keluarga (KK) di lingkungan RW 17 akan direlokasi. Rencananya, mereka akan direlokasi ke rusunawa yang akan dibangun di sekitar pemukiman mereka saat ini. Rusunawa tersebut rencananya akan dibangun sebanyak 6 tower dan merupakan bantuan dari kerjaaan Belanda.

"Menteri dari Belanda sudah menyampaikan beberapa konsep sebagai penanganan banjir di Jakarta. Diantaranya mereka akan melakukan reklamasi, normalisasi Waduk Pluit, membangun Giant Sea Wall dan rusunawa," ujar Heru Budi Hartono, Walikota Jakarta Utara saat mendampingi Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Belanda, Melanie Schultz van Haegen yang berkunjung ke pemukiman warga di RT 20/17, Muara Baru, Penjaringan, Rabu (2/4).

Terkait lokasi rusunawa, dikatakan Heru, akan dibangun di tepian tanggul wilayah RW 17 Kelurahan Penjaringan. Sedangkan untuk rancangan dan teknis waktu pelaksanaanya masih dalam tahap pembahasan. Saat ini tim dari Belanda segera melakukan pertemuan dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. "Kalau pemerintah pusat setuju ya kita setuju saja," katanya.

Ditambahkan Heru, pengentasan persolan banjir di Jakarta tidak akan selesai selama slum (pemukiman kumuh) seperti di Muara Baru tidak dibenahi. Sedangkan untuk menyelesaikan persolan slum dibutuhkan campur tangan pemerintah pusat.

"Daerah penyangga pun harus diberi insentif pembangunan sehingga masyarakat tidak melakukan urbanisasi ke Jakarta semua. Seperti di Cirebon, harus dibangun fasilitas nelayan yg bagus sehingga tidak kemari semua," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7040

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4666

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2188

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2206

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1752

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks