Sampah di Papanggo Menggunung Hingga 3 Meter

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: Widodo Bogiarto, Devi Lusianawati Editor: Widodo Bogiarto 3547

sampah_papanggo_jakut_devi.jpg

(Foto: doc)

Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di RW 07, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kerap dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Sebab, sampah di lokasi tersebut baru dapat diangkut ke tempat pembuangan akhir setiap dua hari sekali. Akibatnya, tumpukan sampah menggunung hingga mencapai tiga meter.

“Sampahnya berceceran belum lagi menimbulkan bau tidak sedap yang bisa mengganggu kesehatan warga," kata Aming (50), warga RT 11/07, Kelurahan Papanggo, Kamis (27/3).

Dikatakan Aming, mobil pengangkut sampah tidak datang setiap hari sehingga tumpukan sampah makin menggunung. "Terakhir itu hari Minggu, mobil dari Sudin Kebersihan Jakarta Utara datang mengangkut sebagian sampah di sini," katanya.

Aming yang juga sehari-harinya bertugas menjaga kondisi sampah agar tidak berceceran ke bahu jalan, mengaku sering mendapat protes dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan.  "Saya selalu pantau, karena sampah yang dibawa para pengangkut sampah itu setiap harinya bisa mencapai 30 gerobak. Kalau tidak diawasi mereka sering buangnya sembarangan," katanya.

Kesie Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok, Djunjungan Sihombing menuturkan, pengangkutan sampah di setiap TPS yang ada di wilayahnya sudah dilakukan setiap hari. Namun karena muncul hambatan teknis, menyebabkan sampah-sampah di beberapa  TPS di Kecamatan Tanjung Priok, termasuk yang ada di RW 07 Kelurahan Papanggo ini, tidak bisa terangkut setiap harinya.

"Kami terkendala dengan akses jalan menuju TPS di RW 07, Kendaraan kami terbentur lubang besar. Namun kami akan tetap menyuplai kendaraan untuk mengangkut sampah-sampah yang di sana," tutur Djunjungan.

Ditambahkan Djunjungan, hambatan lainnya adalah, pengiriman sampah ke Tempat Pengelolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, tidak bisa dilakukan oleh semua kendaraan pengangkut sampah. Tetapi ada sebagian yang harus dialihkan ke TPS Sementara di Sunter, Jakarta Utara.

"Sampah di TPS Kecamatan Papanggo ini kan sangat banyak, jadi harus melalui strategi untuk bisa langsung dikirim ke Bantar Gebang," tandasnya. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 872

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 776

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1150

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 593

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1085

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks