Pasar Kembang (Sarkem) Rawa Belong, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, makin mendapat tempat di hati masyarakat. Pasar yang dulunya hanya berupa lapak-lapak kini telah dilengkapi dengan 3 gedung pasar. Kondisi ini dinilai cukup mendongkrak omzet pendapatan pedagang hingga Rp 12 juta per minggu.
Ade Husein (62) penjual daun hias mengatakan, dirinya telah berjualan bunga semenjak usia 20 tahun. Saat itu pasar masih mengunakan lapak dari kayu. Namun, seiring perhatian Pemprov DKI pasar telah memiliki 3 gedung pasar yaitu gedung yang khusunya menjual bunga, aksesoris dan daun hiasan.
"Sebelumnya saya jualan di lampu merah, setelah hampir 30 tahun berjualan saya dapat memiliki kios. Alhamdulillah berkat kerja keras dan bantuan dari pemerintah," kata Ade, Sabtu (29/3).
Ade menambahkan, sejak Pasar Kembang Rawa Belong dikelola oleh UPT Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, banyak perkembangannya dari segi promosi. Lewat event Gebyar Bunga yang diadakan setiap tahunya, nama Pasar Rawa Belong lebih dikenal oleh oleh masyarakat DKI Jakarta.
"Kita dibantu dari segi promosi oleh UPT tiap tahun melalui even Gebyar Bunga, Alhamdulilah omzet saya dan kawan-kawan tiap minggu bisa sampai 12 juta," jelas Ade.
Risma (41) pemilik kios bunga di lantai dasar pasar tersebut mengatakan, secara promosi pedagang telah dibantu oleh UPT. Namun, ia berharap agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mau meninjau lokasi mereka berjualan sehingga makin banyak pembeli. "Omzet saya baru Rp 4 juta per hari, kalau bisa Pak Jokowi datang ke sini buat bantu kita promosi. Jadinya omzet kita bisa meningkat, mungkin saja Pak Jokowi bawa rejeki buat pedagang," harap Risma.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7137
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4828
Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng
Senin, 02 November 2026
2216
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2516
5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT