Kasus DBD di Jakbar Masih Tinggi

Jumat, 28 Maret 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 4294

dbd_menurun_ilustrasi_16.jpg

(Foto: doc)

Warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DB) masih tergolong tinggi di DKI Jakarta. Di Jakarta Barat, dari delapan kecamatan tiga diantaranya, yaitu Kecamatan Cengkareng, Kalideres dan Kembangan saat ini tertinggi kasus DBD. Mengacu pada Perda No 6 tahun 2007 tentang pengendalian demam berdarah, Dinas Kesehatan akan memberikan sanksi sosial pada warga di tiga kecamatan tersebut.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Widyastuti mengaatakan, Data Sudin Kesehatan dari Januari hingga mendekati akhir Maret 2014, jumlah penderita DBD di Jakarta Barat telah mencapai 603 kasus, dimana tiga kecamatan paling tinggi, yakni di Kecamatan Cengkareng sebanyak 124 kasus, Kalideres 103 kasus dan Kembangan 157 kasus.

“Sedangkan lima wilayah kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Tambora, Tamansari, Palmerah, Kebon Jeruk, Grogol Petamburan, relatif stabil dan cenderung mengalami penurunan dibanding tiga wilayah kecamatan tersebut yang tinggi kasus DBD-nya,” ujar Widyastuti, Jumat (28/3).

Dikatakan Widyastuti, dari total jumlah kasus DBD yang mencapai 603 tersebut, ternyata kasus DBD paling banyak pada di hunian elit yang ada Kecamatan Kembangan, yaitu di Kelurahan Meruya Utara 35 kasus dan Kembangan Utara 45 kasus.

Mengacu dari data tersebut, lanjut Widyastuti, pihaknya akan lebih menggiatkan warga untuk melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu, mengacu pada Perda No 6 tahun 2007 tentang pengendalian demam berdarah, pihaknya juga akan memberikan sanksi pada warga yang terkena DBD, berupa sanksi sosial penanaman pohon pengusir nyamuk (zodia) di setiap rumah dan dipersulit pengurusan administrasi di tingkat RT.

“Sanksi tersebut pernah dilakukan pada warga di Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk karena tinggi kasus DBD-nya. Kiranya dengan adanya sanksi tersebut, khususnya pada warga Kelurahan Meruya Utara dan Kembangan Utara maka warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kasus DBD,” tandas Widyastuti. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 5963

IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 6733

Stok Pangan Jakarta Aman otoy

Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Jumat, 13 Maret 2026 1157

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 806

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

Kamis, 12 Maret 2026 1363

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks