3 Instalansi Pengolahan Air Bakal Dibangun di DKI

Rabu, 26 Maret 2014 Reporter: Folmer Editor: Lopi Kasim 4371

instalasi_pengolahan_air_ist.jpg

(Foto: doc)

Pasokan air baku di ibu kota kerap menjadi persoalan. Bahkan, tak jarang warga ibu kota masih sulit mendapatkan pasokan air layak. Guna menambah pasokan air baku bagi warga ibu kota, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan membangun sebanyak tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA).

"Ketiga IPA yang dibangun akan menambah sekitar 10 persen kapasitas air baku yang disuplai ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya," kata Direktur Utama PT Jakpro, Budi Karya Sumadi, saat acara peluncuran buku Waduk Pluit Semangat Membangun Jakarta Baru, di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (26/3).

Dikatakan Budi, ketiga IPA yang dibangun diantaranya terletak di Pantai Mutiara, Kanal Banjir Barat (KBB), dan Buaran untuk  meningkatkan cakupan layanan air perpipaan di ibu kota yang saat ini baru mencapai 38 persen.

“Tahap awal kita akan bangun  IPA di Pantai Mutiara. Yaitu, pengolahan air bersih melalui teknik penyulingan air laut menjadi air layak minum atau reverse osmosis (RO). IPA ini mampu mengolah air dengan kapasitas 5 hingga 10 ribu meter kubik,” ujarnya.

Tahap kedua, lanjut Budi, pihaknya akan membangun IPA di KBB. Namun, proses pembangunan akan berjalan lebih lama mengingat kualitas air di KBB tidak layak untuk dijadikan air baku. "Volume air yang banyak tapi masih terkendala kualitas karena banyak limbah yang dibuang sembarangan ke Kanal Banjir Barat. Butuh proses yang panjang dan kita masih mempelajarinya," tuturnya.

Sementara itu, pembangunan IPA di Buaran diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan. "Pembangunan IPA Pantai Mutiara saat ini memasuki proses tender dan diperkirakan rampung dalam kurun waktu delapan bulan lagi," katanya.

Ditambahkan Budi, pihaknya juga berkomitmen menekan tingkat non revenue water (NRW) atau kehilangan air di Jakarta yang saat ini masih mencapai 40 persen. "Dalam  kurun waktu dua tahun ke depan, kami akan menekan NRW sekitar 10 persen atau menjadi 30 persen. Ditambah lagi, suplai air baku dari ketiga IPA yang telah dibangun sehingga total kita mendapat tambahan sekitar 20 persen air baku di Jakarta," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2476

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1198

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 954

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 505

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 389

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks