Terminal Bayangan Bermunculan di Lebak Bulus

Rabu, 26 Maret 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 4720

lebak_bulus_tutup_rio.jpg

(Foto: doc)

Penutupan Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Lebak Bulus, Jakarta Selatan ternyata menimbulkan masalah baru. Kini, banyak bermunculan terminal bayangan di sepanjang Jl Raya Pasar Jumat, Jl Ciputat Raya, hingga pinggir tol TB Simatupang arah ke Cilandak.

Hal ini dikeluhkan oleh pengendara kendaraan bermotor yang melewati jalan tersebut. Bukan hanya banyak bus AKAP yang melambatkan kecepatannya, sopir juga sering memarkir busnya di pinggir jalan.

"Biasanya, jam 2 siang sudah banyak bus AKAP yang ngetem di depan Sekolah Polisi. Jadi macet, padahal kalau sore mulai banyak kendaraan," ungkap Baharudin (42), salah satu pengendara, Rabu (26/3).

Menurut Baharudin, bus-bus berbadan besar itu memakan sepertiga dari lebar jalan. Sementara bus kota pun juga harus menaikkan dan menurunkan penumpang. "Jadi kalau ada bus kota yang menurunkan atau menaikkan penumpang, jadi lebih setengah jalan. Mobil pribadi jadi susah lewat," keluhnya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan AB Nahor mengatakan, pihaknya akan menempatkan petugas untuk jam-jam sibuk di lokasi tersebut. Selain petugas yang di lapangan, petugas dari UPT Terminal Lebak Bulus juga ikut diperbantukan.

"Sekarang kita dorong dan tertibkan bus-bus itu, tapi kalau masih ada loket yang menjual di dalam terminal agak sulit. Selalu kita tempatkan petugas agar bus AKAP tidak ngetem," tegasnya.

Nahor mengatakan, sebenarnya bus-bus AKAP yang lewat jalan tersebut saat ini adalah armada yang masuk Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Mereka harus lewat jalan ini untuk bisa mencapai Tol TB Simatupang. "Itu dari Terminal Pondok Cabe, mereka lewat dan memang sering mengambil penumpang jadi pelan. Ini kan masa transisi, terminal di sana belum sempurna mungkin masih terkendala anggaran," terangnya.

Saat ini, kata Nahor, pihaknya hanya bisa menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas. Namun begitu Nahor meminta agar proyek MRT segera dijalankan. "Kalau proyek MRT dijalankan, loket tidak ada, pasti otomatis bisa hilang. Apalagi kalau tol dari Ciputat-Cikeas jadi, pasti bus-yang masuk Terminal Pondok Cabe ini tidak lewat sini," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9222

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3188

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3613

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1476

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1902

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks