Bazar Produk Pertanian Perkotaan di Balkot Farm Laris Terjual

Jumat, 10 Juni 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 4668

Mini Bazar Produk Pertanian Perkotaan di Balkot Farm Laris Manis

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta menggelar mini bazar di area Balkot Farm, Balai Kota.

Ini juga sebuah kampanye positif yang bernuansa lingkungan

Bazar ini menyediakan produk sayur segar, olahan sayuran, minuman segar dan sehat. Selain itu, dalam bazar ini juga dibuka konsultasi budidaya hidroponik.

Produk sayur segar yang dijual dalam bazar ini di antaranya 100 gram kale nero, 250 gram pakcoy, 200 gram selada dan 250 gram kangkung.

Sementara untuk produk olahan sayuran terdiri dari teh kembang teleng, puding kembang teleng, salad buah, keripik pisang, keripik singkong pedas, pastel, kale nanas dan kunyit asam gula Jawa.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan, urban farming menjadi salah satu solusi pertanian di perkotaan sekaligus juga membawa manfaat bagi masyarakat melalui berbagai hasil tani dan olahannya. Bazar yang diselenggarakan Dinas KPKP DKI Jakarta ini dinilai sebuah realisasi dari pemanfaatan urban farming.

“Ini juga sebuah kampanye positif yang bernuansa lingkungan demi terciptanya Jakarta yang nyaman dan asri,” ujarnya, Jumat (10/6).

Penanggung Jawab Balkot Farm, Latifah mengatakan, dalam bazar ini, pihaknya berhasil meraup omzet mencapai Rp 2.080.000 dari pukul 09.00-11.00. Di bazar tersebut, produk sayur segar dijual dengan harga Rp 10 ribu per 250 gram dan produk olahan Rp 5 ribu sampai Rp 25 ribu.

Ia menyampaikan, produk sayur segar dan olahan laris manis dibeli pembeli yang mayoritas berasal dari ASN di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta.

“Habis tidak ada tersisa. Pembelinya mayoritas ASN. Ini bazar pertama setelah dua tahun vakum karena pandemi COVID-19," ungkapnya.

Latifah menjelaskan, mini bazar akan digelar rutin setiap Jumat. Produk sayur segar dan produk olahan sayuran yang ditawarkan bakal bervariasi karena melibatkan pegiat urban farming lainnya dari lima wilayah kota administrasi. Selain konsultasi, mini bazar berikutnya akan diisi dengan Kelas Edukasi berdurasi 30 menit.

Ia menambahkan, dengan digelarnya mini bazar secara rutin dapat membantu pegiat urban farming di Jakarta dalam memperluas pemasaran produknya.

“Mini bazar juga memudahkan ASN mencari sayur segar untuk masak di rumah,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mini Bazaar Balkot Farm Aktif Lagi

Bazar Produk Urban Farming Kembali Digelar di Balkot Farm

Jumat, 04 Februari 2022 3885

Mahasiswa UHAMKA Pelajari Urban Farming di Balkot Farm

Mahasiswa Uhamka Pelajari Urban Farming di Balkot Farm

Minggu, 16 Januari 2022 2500

Balkot Farm Panen Bayam Hijau dan Gelar Bazar

Tiga Kilogram Bayam Dipanen di Balkot Farm

Jumat, 14 Januari 2022 2832

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9209

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3169

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3600

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1462

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1888

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks