Lahan Taman Bersih Manusiawi dan ber-Wibawa (BMW), Jakarta Utara, yang sedianya akan didirikan stadion modern, kini telah berubah fungsi dengan menjamurnya kafe liar. Sejumlah warga berharap kafe itu ditertibkan, karena menimbulkan kebisingan. Terlebih, kafe beroperasi siang dan malam.
"Kalau bisa segera ditertibkan. Setelah itu segera dilakukan pembangunan agar tidak kembali didirikan bangunan liar," ujar Iqsan (55), warga RT 10/08, Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (18/3).
Menurutnya, keberadaan kafe dan bangunan liar di dalam taman juga menyebabkan lingkungan menjadi kumuh dan kotor.
Terkait hal itu, Lurah Papanggo, Arahap S mengakui, di dalam dan sekitar taman banyak berdiri bangunan serta kafe-kafe liar. Namun, sejak Kamis (13/3) lalu, pihaknya sudah menyurati pemilik agar menertibkan sendiri bangunannya.
"Kita sudah minta mereka untuk membongkar sendiri bangunannya. Namun, bila tidak juga dilakukan, ke depan akan dilaksanakan penertiban," tegasnya.
Dari data yang dimiliki kelurahan, ada sekitar 50 bangunan liar di dalam serta beberapa kafe liar di sekitar Taman BMW. Kebanyakan di antara bangunan di dalam untuk usaha seperti penampungan sampah, puing, perajin arang batok, penitipan mobil dan truk kontainer.
Sedangkan Camat Tanjung Priok, M Efiskal membenarkan, adanya desakan warga agar pembangunan stadion segera direalisasikan, sehingga kafe di lahan tersebut tidak bertambah banyak. Bahkan, desakan sudah menguat sejak dilakukannya Musrenbang tingkat kelurahan.
"Mereka mengungkapkan kekhawatiran pembangunan tertunda. Saat ini usulan mereka sudah kita sampaikan pada pihak pemprov, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan direalisasikan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2309
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2257
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1692
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran
Kamis, 19 Maret 2026
959
DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah