Sudin Gulkarmat Jaktim Tingkatkan Pencegahan Bahaya Kebakaran

Reporter : Nurito | Editor : Erikyanri Maulana | Senin, 13 Juli 2020 15:58 WIB | Dibaca 559 kali
Sudin Gulkarmat Jaktim Tingkatkan Pencegahan Bahaya Kebakaran (Foto : Nurito / Beritajakarta.id)

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur terus meningkatkan sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran. Ini dilakukan untuk menekan jumlah kasus kebakaran terutama di musim kemarau seperti saat ini.

"Setiap hari kami sosialisasikan pencegahan kebakaran di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur, "

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, pihaknya terus meningkatkan sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran yang dibarengi dengan sosialisasi pencegahan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

"Setiap hari kami sosialisasikan pencegahan kebakaran di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19," ujar Muchtar, Senin (13/7).

Dikatakan Muchtar, setiap hari sosialisasi dijalankan 60 - 100 personel menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat. Petugas berkeliling menyusuri permukiman warga serta menggunakan pengeras suara di tempat ibadah menyosialisasikan bahaya kebakaran.

"Saat ini kami juga berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 tingkat RW agar sosialisasi semakin masif hingga ke tingkat RW," katanya.

Muchtar juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kebakaran sedini mungkin serta menghindari penggunaan instalasi listrik yang salah dan berlebihan.

"Gunakan peralatan listrik sesuai SNI, jangan meninggalkan kompor dalam kondisi menyala dan lakukan pemeriksaan secara berkala untuk mencegah kebocoran gas elpiji," pintanya.

Kasi Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Edi Parwoko menambahkan, sejak 1-12 Juli 2020, pihaknya sudah melaksanakan 228 kegiatan sosialisasi. Untuk mendukung kegiatan ini pihaknya mengerahkan 363 personel dengan armada 217  sepeda motor dan 13 mobil.

"Jumlah  lokasi 228 titik ini meliputi  jalan dan masjid/musala," tandasnya.

TOP