Ormas dan Komunitas Ikuti Kerja Bakti Rehabilitasi Pasca Banjir di Kramat Jati

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Minggu, 05 Januari 2020 14:57 WIB | Dibaca 441 kali
Ormas dan Komunitas Ikuti Kerja Bakti Rehabilitasi Pasca Banjir di Kramat Jati (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Sebanyak 200 anggota dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) dan komunitas mengikuti kerja bakti pasca banjir di Jalan Inspeksi Kali Cipinang RW 10 dan RW 11, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

" Tingkat partisipasi mereka tinggi"

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Taufan Bakri menyambut baik ormas yang berpartisipasi aktif membantu warga terdampak banjir.

"Ada Laskar Merah Putih, Resimen Mahasiswa, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, dan Rumah Bela Negara," ujarnya, di lokasi kerja bakti, Minggu (5/1).

Taufan menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur, melalui jajaran kecamatan serta kelurahan setempat menyediakan alat-alat kebersihan untuk mendukung dan memperlancar proses penanganan pasca banjir.

"Kami melihat kepedulian warga khususnya ormas sangat luar biasa, tingkat partisipasi mereka tinggi. Alat kami sediakan, kami memberikan sapu, karbol, karung," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Jakarta Timur, Usmayadi menambahkan, total personel gabungan yang dikerahkan sebanyak 1.000 orang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Pada kegiatan itu juga dikerahkan alat berat seperti truk pengangkut sampah, shovel, dan mobil pikap.

"Dua RW yang menjadi lokasi kerja bakti merupakan lokasi terdampak banjir cukup parah di Kelurahan Kramat Jati karena berada di dekat Kali Cipinang, dan akses dari kecamatan ke lokasi sempat terisolir," ungkapnya.

Melihat hal itu, sambungnya, akan dikerahkan seluruh armada dari kelurahan-kelurahan yang tidak terdampak beserta petugas PPSU untuk mengangkut sampah maupun puing yang volumenya cukup banyak.

"Kita segera selesaikan pembersihan ini untuk membantu masyarakat supaya sampah tidak menumpuk dan jangan sampai warga kena penyakit. Kita kerjakan sampai tuntas," tandasnya.

TOP