Ini Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

Senin, 09 Desember 2019 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 3862

Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

(Foto: Reza Hapiz)

Lima Komisi di DPRD DKI menyampaikan catatan atas pendalaman Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2020 kepada Badan Anggaran (Banggar), Senin (9/12).

Laporan lengkap. Namun terjadi  penambahan anggaran untuk Carik Jakarta dan dana parpol,

Komisi A melalui ketuanya Mujiyono, menyampaikan catatan atas hasil persetujuan postur belanja langsung dan belanja tidak langsung legislator bidang pemerintahan bersama SKPD mitra kerja dari Rp10,40 triliun menjadi Rp10,41 triliun.  

Menurut Mujiyono, penyesuaian disebabkan sejumlah persetujuan kenaikan pagu anggaran yang diusulkan SKPD. Di antaranya orientasi Carik Jakarta untuk operasional Dasa Wisma tingkat kelurahan serta dana partai politik.

"Laporan lengkap. Namun terjadi  penambahan anggaran untuk Carik Jakarta dan dana parpol. Serta pergeseran kegiatan di sejumlah SKPD, tapi tidak merubah pagu anggaran, di antaranya pengurangan kegiatan kelurahan di Jakarta Barat," paparnya.

Sedangkan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Azis, mengungkapkan sejumlah hasil kesepakatan pembahasan Raperda APBD 2020 bersama dewan bidang perekonomian sebesar Rp 4,13 triliun disebabkan penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) atas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) sebesar Rp 4,2 juta per orang pada tahun 2020.

“Yang lain tidak ada perubahan, termasuk alokasi anggaran BUMD," ungkapnya.

Catatan hasil pendalaman Raperda APBD 2020 bersama Komisi C DPRD DKI, tidak mengalami perubahan saat pembahasan KUA PPAS sebesar Rp 849,32 miliar.

Sedangkan Komisi D DPRD bidang pembangunan sepakat menetapkan pagu anggaran sebesar Rp 17,75 triliun dengan sejumlah catatan penting untuk didalami di Banggar DPRD DKI. Salah satunya mengenai rumah susun yang belum teralirkan air bersih.

"Dewan sepakat meminta Dinas SDA DKI membantu pemenuhan aliran air bersih bagi warga rumah susun," jelas Ida Mahmudah, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta.

Sementara Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, menuturkan pagu anggaran saat pendalaman RAPBD 2020 naik dari Rp 17,3 triliun menjadi Rp 17,5 triliun.

"Penyesuaian pagu anggaran untuk mendukung rencana integrasi kader dasa wisma, PKK dan Jumantik yang menyasar kegiatan operasional dan pemberdayaan orientasi Carik Jakarta tingkat kelurahan," tandasnya.  

BERITA TERKAIT
Ini Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

DPRD Ingin Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

Senin, 09 Desember 2019 5186

DPRD Gelar Rapat Banggar KUA-PPAS

DPRD Gelar Rapat Banggar KUA-PPAS

Selasa, 26 November 2019 2437

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 4817

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1428

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2976

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1502

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1303

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks