Anies Menerima Penghargaan Pembina Produktivitas Paramakarya 2019

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Kamis, 28 November 2019 19:08 WIB | Dibaca 3007 kali
Anies Menerima Penghargaan Pembina Produktivitas Paramakarya 2019 (Foto : Mustaqim Amna / Beritajakarta.id)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendapatkan Anugerah Penghargaan Pembina Produktivitas Paramakarya 2019 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Istana Wapres RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

" Perusahaan kategori besar "

Kadis Nakertrans menyerahkan Piagam Paramakarya 2019 kepada Anies di Balai Kota DKI Jakarta, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI, pada hari yang sama. Anies menyambut baik dan sangat mengapresiasinya.

Kadis Nakertrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, penghargaan ini diberikan pada Kepala Daerah yang dinilai telah memberikan dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah, serta perusahaan yang berhasil meningkatkan atau mempertahankan produktivitasnya.

"Alhamdulillah, penghargaan ini diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta sebagai pembina perusahaan, sehingga perusahaannya itu mendapatkan penghargaan Paramakarya. Tadi diserahkan langsung oleh pak Wakil Presiden, di Istana Wapres. Ini Paramakarya, yang pertama itu pemberian penghargaan kita dapat perusahaan kategori besar PT PGAS Solution. Paramakarya ini adalah perusahaan yang produktivitasnya yang diukur selama tiga tahun itu progresnya semakin lama semakin baik," ujarnya, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

"Pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada perusahaan yang bisa menjaga konsistensi produktivitas perusahaannya. Dan diharapkan perusahaan ini juga bisa mengetuk tularkan kepada perusahan-perusahaan lainnya, tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga untuk perusahaan menengah juga untuk perusahaan kecil," Andri menambahkan.

Dalam sambutannya di Istana Wapres, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, menjelaskan bahwa penghargaan Paramakarya ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitasnya minimal 3 tahun berturut-turut. Penghargaan produktivitas di atas terdiri dari penghargaan Siddhakarya dan Paramakarya.

Paramakarya adalah penghargaan produktivitas tingkat nasional, yang diberikan oleh Presiden atau Wakil Presiden setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. Sedangkan Siddhakarya merupakan penghargaan produktivitas tingkat provinsi, yang diberikan oleh Gubernur/Wakil Gubernur pada setiap tahun genap.

Kedua penghargaan ini, baik Penghargaan Siddhakarya maupun Paramakarya dibagi menjadi 3 kategori, yaitu untuk perusahaan Besar, Menengah dan Kecil. Tahun ini, terdapat 30 perusahaan yang menerima penghargaan Paramakarya, yaitu 5 perusahaan kategori besar, 9 perusahaan kategori menengah, serta 16 perusahaan kategori kecil.

"Keberhasilan ketigapuluh perusahaan tersebut meraih penghargaan ini, yang mengantarkan kepala daerah, meraih Penghargaan Paramakarya," ungkap Ida.

Untuk diketahui, proses penilaian penghargaan Paramakarya ini melalui beberapa langkah, yaitu penilaiannya dilakukan dengan menggunakan Malcolm Baldrige Criteria yang terdiri dari 7 kriteria, ditambah 1 kriteria baru sehingga menjadi 8 kriteria.

Kedelapan kriteria tersebut adalah Leadership atau Kepemimpinan, Strategic Planning atau Perencanaan Strategik, Human Resources Development and Management atau Fokus pada Pengembangan kompetensi SDM dan Organisasi, Customer and Market Focus atau Fokus pada Pelanggan dan Perluasan Pasar. Kemudian, Information and Analysis atau Data, Informasi dan Analisa, Process Management atau Manajemen Proses, Business Results atau Hasil Usaha, dan terakhir adalah Productivity atau Produktivitas.

TOP