Wali Kota Jaktim Hadiri Festival Ciliwung 2

Reporter : Nurito | Editor : F. Ekodhanto Purba | Sabtu, 09 November 2019 13:45 WIB | Dibaca 907 kali
Wali Kota Jaktim Hadiri Festival Ciliwung 2 (Foto : Nurito / Beritajakarta.id)

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar hari ini menghadiri Festival Ciliwung 2, di Padepokan Ciliwung Condet (PCC), Jl Munggang Gg H Mursali Kelurahan Balekambang, Kramat Jati.

"Harapannya pesan yang dilarungkan dengan perahu rakitan itu bisa mengkampanyekan dan juga mengajak warga agar senantiasa menjaga serta merawat Ciliwung agar tetap bersih, "

Festival yang mempertontonkan pentas seni budaya Betawi tersebut juga dihadiri Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata, Dadang Solihin.

Selain menampilkan pertunjukan palang pintu, kegiatan ini juga diwarnai dengan melarung 10 perahu rakitan berisi pesan dan harapan agar warga menjaga kebersihan, tidak membuang sampah ke kali. 

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Amwar mengatakan, komunitas masyarakat yang ada di sepanjang bantaran Ciliwung harus bersatu dalam mengajak dan menyadarkan masyarakat agar selalu menjaga kebersihan kali. 

"Harapannya pesan yang dilarungkan dengan perahu rakitan itu bisa mengkampanyekan dan juga mengajak warga agar senantiasa menjaga serta merawat Ciliwung agar tetap bersih," ujarnya, Sabtu (9/11).

Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata,  Dadang Solihin mengatakan, pihaknya menyambut positif serta memberikan apresiasi dan berterimakasih  pada panitia, masyarakat sekitar, stakeholder sehingga Festival Ciliwung 2 ini berjalan dengan baik. 

"Festival ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga Ciliwung agar bersih, aman, nyaman dan sehat," tuturnya. 

Dadang juga berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi warga sekitar. 

"Mampu mengangkat potensi wisata air yang aman dan nyaman," jelasnya. 

Sementara, Ketua Panitia Acara, Ahmad Maulana mengucapkan terima kasih pada jajaran Pemprov DKI yang telah memberikan dukungan dalam terhadap pelaksanaan Festival Ciliwung 2.

Katanya, kegiatan ini merupakan fesrival yang kedua yang menghadirkan beragam pertunjukan kearifan lokal. 

Misalnya, pencak silat Condet, hadroh, mendongeng, belajar membatik, belajar memanah, gambang kromong. 

"Selain itu, festival ini juga menghadirkan bazar kuliner dan non kuliner serta masih banyak lagi yang lainnya," tandasnya.

TOP