Dinas LH Tanda Tangani PKS ITF Sunter dengan PT Jakpro dan PT PLN

Rabu, 16 Oktober 2019 Reporter: Adriana Megawati Editor: Andry 3888

 Kurangi Sampah di Ibukota, Pemprov DKI Jalin Kerjasama dengan PT Jakpro dan PT PLN

(Foto: Adriana Megawati)

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk melaksanakan proyek Intermediate Facility (ITF) Sunter di Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Kepentingan kita memastikan kota ini bersih dari sampah,

Bersama dengan itu juga dilaksanakan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) antara PT Jakarta Lestari yang merupakan anak perusahaan PT Jakpro dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kolaborasi yang terjalin antara Pemprov DKI dengan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini diharapkan dapat mengatasi segala persoalan sampah di Jakarta.

"Kepentingan kita memastikan kota ini bersih dari sampah. Saya harap PT Jakpro dan Dinas Lingkungan Hidup DKI dapat berkolaborasi. Insya Allah, persoalan sampah di Jakarta ujungnya bisa terselesaikan," ujarnya di lokasi, Selasa (16/10).

Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT PLN (Persero), Sripeni Inten Cahyani mengharapkan, kerja sama ini dapat mengatasi persoalan sampah di Ibukota. Selain itu, ITF Sunter juga diharapkan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam mengelola sampah dengan kapasitas 35 megawatt.

"Kami PLN siap mendukung kebijakan pemerintah untuk pengelolaan lingkungan di Jakarta," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Andono Warih menyampaikan, ITF Sunter merupakan salah satu Kegiatan Strategis Daerah (KSD) yang telah ditetapkan Pemprov DKI.

"ITF Sunter ini berteknologi ramah lingkungan dan bertujuan untuk mengurangi beban sampah di TPST Bantar Gebang," ungkapnya.

Menurutnya, ITF Sunter merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang terbesar di Indonesia dengan teknologi yang handal dan telah terbukti di negara-negara maju.

"ITF Sunter adalah wajah baru pengelolaan sampah Ibukota. Ini impian Jakarta sejak belasan tahun yang lalu," tandasnya.

Sekadar diketahui, ITF Sunter ini nantinya mampu mengubah sampah menjadi energi listrik sebesar 35 megawatt dari 2.200 ton sampah per hari. Per hari, DKI Jakarta menghasilkan sampah sekitar 7.500 ton. ITF Sunter direncanakan mulai beroperasi di 2022 mendatang dan terhubung dengan Gardu Induk Kemayoran melalui jalur transmisi 150kV sepanjang 2,2 kilometer.

BERITA TERKAIT
Anies Resmikan Pembangunan ITF Sunter

Anies Groundbreaking Pembangunan ITF Sunter

Kamis, 20 Desember 2018 5070

Dewan Dukung ITF Sunter Dilanjutkan Pembangunannya

Dewan Dukung Pembangunan ITF Sunter Dilanjutkan

Kamis, 25 Januari 2018 1333

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 30198

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 2784

DJI 0221

Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

Selasa, 07 April 2026 2403

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 1487

Pengurasan Saluran Jalan Hadiah Utama 1

Pengurasan Saluran Jalan Hadiah Utama 1 Angkut 550 Karung Lumpur

Rabu, 08 April 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks