DPRD Bahas Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 15 Oktober 2019 Reporter: Agung Supriyanto Editor: Toni Riyanto 2899

 Ketua DPRD DKI Jakarta Minta Segera Dilakukan Pembentukan Anggota AKD

(Foto: Agung Supriyanto)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode 2019-2024 mulai melakukan pembahasan terkait Alat Kelengkapan Dewan (AKD). 

Sudah terbentuk secara lengkap pada 21 Oktober 2019

Rapat pembahasan dipimpin langsung Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, dan dihadiri empat Wakil Ketua DPRD, masing-masing yakni, Mohamad Taufik, Misan Samsuri, Abdurrahman Suhaimi, dan Zita Anjani.

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi meminta, agar setiap fraksi segera menyerahkan nama-nama anggotanya untuk mengisi AKD.

"Seluruh nama harus sudah diserahkan pada hari Kamis 17 Oktober 2019. Kita juga sudah sepakat soal pembagian anggota, itu semua sudah proposional," ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/10).

Pras menjelasakan, untuk AKD dimaksud meliputi, ketua, wakil ketua, serta anggota untuk Badan Musyawarah (Bamus), Badan Anggaran (Banggar), Bapemperda, Badan Kehormatan, dan Komisi.

"Komposisi itu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota," terangnya.

Menurutnya, untuk komposisi Bamus dan Banggar adalah setengah dari jumlah anggota dewan seluruhnya. Hal tersebut telah diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2018 pada Pasal 45 dan Pasal 53.

"Jadi perhitungan di fraksi adalah setengah dari jumlah anggota juga, misal PDIP 25 orang, berarti 12 orang harus jadi anggota Bamus dan Banggar dengan catatan pembulatan ke bawah. Sebab, jika dilakukan pembulatan ke atas maka jumlahnya melebihi peraturan," ungkapnya.

Sementara itu, sambung Pras, untuk mengisi posisi Bapemperda, sesuai PP Nomor 12 Tahun 2018 pasal 51, anggota hanya diisi oleh 21 orang yang terdiri dari sembilan fraksi. Sedangkan, untuk anggota Badan Kehormatan, masing-masing fraksi hanya membutuhkan satu orang anggota sesuai Pasal 55 Ayat 4.

"Untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Anggaran itu nantinya yang memilih anggotanya," kata Pras.

Ia menambahkan, untuk setiap Komisi dibutuhkan 20 orang. Adapun masing-masing Komisi di DPRD DKI Jakarta yakni, Komisi A untuk Bidang Pemerintahan, Komisi B Bidang Perekonomian, Komisi C Bidang Keuangan, Komisi D Bidang Pembangunan, dan Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

"Kami menargetkan AKD sudah terbentuk secara lengkap pada 21 Oktober 2019," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DPRD DKI Segera Bentuk AKD

DPRD DKI Segera Bentuk AKD

Selasa, 08 Oktober 2019 2766

 DPRD Banjar Pelajari Pengelolaan CSR di DPRD DKI Jakarta

DPRD Banjar Pelajari Regulasi BUMD

Senin, 14 Oktober 2019 2103

Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Anies Ajak Eksekutif-Legislatif Perkuat Kolaborasi

Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Anies Ajak Eksekutif Legislatif Perkuat Kolaborasi

Senin, 14 Oktober 2019 2356

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13219

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8858

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2153

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 784

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1932

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks