Ada 150 Pendaftar Relawan Jalur Sepeda

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Rabu, 09 Oktober 2019 17:16 WIB | Dibaca 595 kali
Ada 150 Pendaftar Relawan Jalur Sepeda (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bekerja sama dengan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) merekrut Relawan Jalur Sepeda. Hingga saat ini, sudah ada 150 pendaftar dan 60 di antaranya sudah bertugas di jalur sepeda Fase I (Jalan Pemuda hingga Jalan Medan Merdeka Selatan).

" Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih,"

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, dirinya mengapresiasi masyarakat yang sudah bersedia menjadi menjadi Relawan Jalur Sepeda untuk mendukung program Jakarta Ramah Bersepeda.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih, mereka sudah mendukung upaya peningkatan kualitas udara di Jakarta melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan," ujarnya, Rabu (9/10).

Syafrin menjelaskan, selain marka yang sudah ada, Dinas Perhubungan juga telah memasang patok jalan (cone) sebagai pembatas antara jalur sepeda dengan jalur kendaraan lain. Kemudian, untuk pengamanan jalur sepeda juga ada pengerahan personel dari Suku Dinas Perhubungan untuk melakukan patroli bersepeda.

"Personel itu kita kerahkan untuk membantu para relawan dalam melaksanakan tugasnya. Adanya relawan ini efektif dalam rangka sosialisasi dan merangsang penggunaan jalur sepeda tersebut," terangnya.

Sementara itu, Communications & Partnership Manager ITDP, Fani Rachmita menuturkan, pendaftaran masih dibuka bagi sebanyak-banyaknya relawan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Calon relawan bisa mendaftar dengan mengakses itdp-indonesia.org/relawansepeda

"Adapun kriteria relawan jalur sepeda yakni, usia di atas 18 tahun, terbuka bagi pesepeda dan non pesepeda, dan berkomitmen terhadap salah satu jadwal sif. Para relawan bertugas di hari Rabu, Jumat, dan Sabtu," ucapnya.

Ia menambahkan, tugas relawan adalah mendokumentasikan perilaku pengendara bermotor maupun pesepeda terhadap jalur sepeda, dan menghitung pengendara sepeda (cyclist counting).

"Ada tiga pilihan jadwal sif, pagi pukul 06.00 sampai 09.00, pukul 12.00 sampai 14.00, dan pukul 16.00 sampai 19.00. Setiap orang bisa ambil dua sif sekaligus, mereka bisa sesuaikan sendiri dengan kegiatan mereka masing-masing," ungkapnya.

Untuk relawan jalur sepeda di Fase I sudah berjalan sejak dua pekan lalu. Mereka terdiri dari pegawai kantoran, mahasiswa, pelajar, dengan rentang usia 18 sampai 70 tahun.

"Untuk Fase dua dan tiga kami berkoordinasi dengan Dishub segmen-segmen jalan mana yang dipasangi pembatas. Untuk Fase dua akan ditentukan pada 12 Oktober," tandasnya.

TOP