KPID-Pemkot Jakbar Sosialisasikan Gerakan Penonton Cerdas

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Kamis, 26 September 2019 12:16 WIB | Dibaca 363 kali
KPID-Pemkot Jakbar Sosialisasikan Gerakan Penonton Cerdas (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Administrasi Kota )Pemkot) Jakarta Barat melakukan sosialisasi Gerakan Penonton Cerdas untuk mewujudkan masyarakat peduli penyiaran, serta menciptakan siaran berkualitas.

" Masyarakat harus menjadi penonton cerdas"

Wakil Ketua KPID Provinsi Jakarta, Rizky Wahyuni mengatakan, pihaknya mendorong sinergisitas dan dukungan dari Pemkot Jakarta Barat untuk mengedukasi masyarakat di wilayahnya hingga unit terkecil pemerintahan.

"Masyarakat harus menjadi penonton cerdas dan pada akhirnya berpartisipasi meningkatkan kualitas siaran televisi kita," ujarnya, Kamis (26/9).

Menurutnya, salah satu bentuk sinergisitas KPID Provinsi DKI Jakarta dengan Pemkot Jakarta Barat untuk menyosialisasikan "Edukasi Penonton Cerdas, Siaran Berkualitas" dilakukan melalui pemberian banner Pengaduan KPID Jakarta kepada camat dan lurah se-Jakarta Barat.

"Banner itu akan ditempatkan di seluruh kantor camat dan lurah agar diketahui oleh ASN maupun warga," terangnya.

Rizky menjelaskan, meski saat ini tren menonton televisi telah beralih dari konvensional ke digital, namun tidak dipungkiri masih banyak masyarakat yang melihat tayangan televisi hanya platformnya berbeda.

"Masyarakat perlu diedukasi untuk dapat memilah tayangan sesuai dengan kapasitas dan kualitasnya," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Barat, Yunus Burhan sangat menyambut baik edukasi penonton cerdas yang dilakukan KPID Provinsi DKI Jakarta. Ia meminta seluruh jajarannya, terutama camat dan lurah untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menonton siaran televisi.

"Masyarakat kita perlu dilindungi dari dampak negatif dari siaran, terutama bagi anak dan remaja," tandasnya.

TOP