UNODC Pelajari Kolaborasi P4GN Berbasis Komunitas di Jakut

Kamis, 05 September 2019 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2015

UNODC Pelajari Kolaborasi P4GN Berbasis Komunitas di Jakut

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Perwakilan Persatuan Bangsa Bangsa Urusan Obat-obatan dan Kejahatan atau United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Kamis (5/9), mengunjungi Rumah Kreatif dan Inovasi Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kunjungan dalam rangka mempelajari pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (PG4) berbasis komunitas dengan pola kolaborasi.

Dengan melihat langsung, saya benar-benar dapat memahami. Kita akan kampanyekan ini dan terapkan di negara lain

Country Manager and Liaison to ASEAN UNODC, Collie F Brown mengatakan, kehadirannya untuk menyaksikan langsung implementasi P4GN di Posko Muara Bahari. Menurut dia, hasil tinjauannya ini akan menjadi bahan pembelajaran penerapan penanganan penyalahgunaan narkoba berbasis komunitas di berbagai negara lain.

"Yang paling menarik penanganan penyalahgunaan berbasis komunitas di sini berkolaborasi antara masyarakat, pemerintah, BNNK dan sektor swasta," ujarnya. 

Dia menambahkan, pembinaan ekonomi sebagai kanalisasi bagi klien pasca rehab yang dilakukan di rumah kreatif ini merupakan satu terobosan membangun semangat hidup mantan pengguna narkoba dari keterpurukan. Selain itu, peran semua elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif mengkampanyekan perang terhadap narkoba efektif menjadikan kawasan yang dahulu dikenal rawan ini menjadi lebih kondusif.

"Dengan melihat langsung, saya benar-benar dapat memahami. Kita akan kampanyekan ini dan terapkan di negara lain," tegasnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia Sari menerangkan, kunjungan lembaga UNODC ke lokasi ini merupakan bentuk pendalaman penelitian terhadap metode baru terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan mengedepankan peran keluarga. Apalagi kehadiran Rumah Kreatif dan Inovasi ini perlahan mampu menghilangkan stigma negatif terhadap Kampung Bahari.

“Setelah melihat sendiri sinergi antara Pemerintah Kota, BNNK, kemudian dunia swasta dan masyarakat untuk sama-sama mencegah narkoba, ke depannya mereka akan memiliki program khusus di sini," jelasnya.

Manager Administrasi PT Indonesia Power UPJP Tanjung Priok, Taufik Rahman menambahkan, Rumah Kreatif dan Inovasi yang disajikannya ini merupakan suatu wadah kreatifitas bagi klien pasca rehabilitasi untuk  mengembangkan diri. Sehingga ke depannya dapat menekan, mengurangi aktivitas negatif di Kampung Muara Bahari.

Berbagai kegiatan di Rumah Kreatif dan Inovasi Kampung Bahari antara lain daur ulang kertas dan kerajinan tangan, pengembangan reparasi sepeda dan Usaha Kecil Mikro (UKM) warga. Serta kegiatan sosial seperti pengajian, marawis, dan les bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak Kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD).

“Harapan kami program CSR ini, dapat menjadi wadah untuk para klien pasca rehab dan warga saling bersinergi dan melakukan berbagai macam kegiatan produktif,” tegasnya.

Sementara, Lurah Tanjung Priok, Ma'mun, mengungkapkan bahwa bentuk penanganan penyalahgunaan narkoba berbasis komunitas ini membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama. Namun, berkat keteguhan dan semangat semua pihak kondisi Kampung Bahari sudah lebih kondusif dibanding beberapa tahun silam.

"Harapan kita, semangat wirausaha dan ekonomi warga terbangun serta peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa dientaskan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
40 Guru di Jakut Ikuti TOT Pencegahan Narkoba

40 Guru di Jakut Ikuti Pelatihan Anti Narkoba

Kamis, 22 Agustus 2019 1814

Pemkot Jakut dan BNN Bangun Pos Penanganan Narkoba

Pemkot Jakut & BNN Bangun Pos Penanganan Narkoba

Selasa, 16 Agustus 2016 4079

BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 5597

IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 6681

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

Kamis, 12 Maret 2026 1328

Stok Pangan Jakarta Aman otoy

Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Jumat, 13 Maret 2026 1037

Pemudik terminal kampung rambutan otoy

Pramono Minta Pemudik Lapor Pengurus Lingkungan

Jumat, 13 Maret 2026 676

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks