Jakarta Night Ride, Wujud Gaya Hidup Sehat dengan Kendaraan Bebas Emisi

Reporter : Adriana Megawati | Editor : Andry | Jumat, 30 Agustus 2019 23:34 WIB | Dibaca 3070 kali
Jakarta Night Ride, Wujud Gaya Hidup Sehat dengan Kendaraan Bebas Emisi (Foto : Mochamad Tresna Suheryanto / Beritajakarta.id)

Menggunakan sepeda schwinn skyliner yang sering digunakan sejak zaman kuliah di Amerika Serikat, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama sekitar 1.500 pesepeda dari berbagai kota mengikuti kegiatan Jakarta Night Ride.

"Saya selalu sampaikan pembangunan fasilitas ada urutannya. Nomor satu adalah untuk pejalan kaki, "

Kegiatan yang berlangsung Jumat malam (30/8) ini mengambil rute dari Balai Kota, Jakarta Pusat, menuju Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Usai bersepeda dengan jarak sekitar 10 km selama 40 menit, Gubernur Anies menyatakan Jakarta Night Ride adalah kegiatan positif yang mengampanyekan gaya hidup sehat dan penggunaan kendaraan bebas emisi.

“Saya selalu sampaikan pembangunan fasilitas ada urutannya. Nomor satu adalah untuk pejalan kaki. Nomor dua adalah untuk sepeda. Nomor tiga adalah kendaraan umum. Nomor empat baru kendaraan pribadi. Dengan seperti itu, maka harapannya lebih banyak lagi nanti warga Jakarta yang menggunakan kendaraan bebas emisi. Nah salah satu yang bebas emisi adalah sepeda yang malam hari ini kita sama-sama gunakan. Ini alhamdulillah secara simbolik dari Balai Kota ke Velodrome di Rawamangun ini,” ujar Anies seperti dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta, Jumat (30/8).

Anies sebelumnya menyatakan salah satu masalah yang berusaha dientaskan di Jakarta adalah kualitas udara yang menurun akibat polusi dan pencemaran. Ia menekankan bahwa gerakan untuk mengurangi emisi udara sangat dibutuhkan bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. Karena itu, pesepeda yang ikut komunitas Indonesia Bersepeda merupakan pionir dalam membangun gerakan itu.

“Sepeda itu punya filosofi yang sangat mendalam. Dia hanya bergerak kalau otot kita menggerakkan. Dia hanya bisa bergerak maju ke depan, dia tak pernah bergerak mundur ke belakang. Semua pesepeda pasti pikirannya maju ke depan. Dan untuk bisa berjalan dengan baik, harus ada keseimbangan. Tanpa keseimbangan tidak mungkin berjalan dengan baik. Dan yang tidak kalah penting, Ketika sepeda itu berjalan, dia tidak meninggalkan polutan di sekelilingnya. Jadi lengkap sudah,” terang Gubernur Anies.

Anies menjelaskan arah kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk membangun lebih banyak jalur sepeda di Ibu Kota. Untuk membangun jalur sepeda perlu kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga pesepeda dapat ditempatkan sebagai pengguna jalan yang diprioritaskan.

“Karena itu, kita berharap gerakan malam ini akan terus bergulir, makin banyak yang akan ikut, makin meluas jangkauannya. Dan Insya Allah gerakan Indonesia Bersepeda akan bergaung lebih luas lagi. Saya ingin sampaikan terima kasih buat teman-teman semua yang terlibat dan insya Allah ini bisa jadi lebih rutin. Dan harapannya Indonesia bukan hanya kualitas udaranya lebih baik, tapi warganya lebih sehat,” tandas Anies.

TOP