Dekranasda DKI Adakan Bincang-bincang Bertajuk Ibu Citra Kreatif Keluarga

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Sabtu, 24 Agustus 2019 21:24 WIB | Dibaca 384 kali
Dekranasda DKI Adakan Bincang-bincang Bertajuk Ibu Citra Kreatif Keluarga (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta menggelar bincang-bincang bertajuk "Ibu, Citra Kreatif Keluarga" di Atrium Mall Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8).

" Ibu juga penggerak yang memiliki peran penting "

Selain merupakan bagian dari rangkaian acara Ibu Ibukota Awards 2019, acara tersebut diselenggarakan bertepatan dengan Pameran Kerajinan Anak yang berlangsung selama dua hari, mulai 24-25 Agustus 2019.

Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain, Fery Farhati, penggagas Ibu Ibukota Awards; Lely Purba, perajin dan pengajar keterampilan Sekolah Luar Biasa; serta Mona Ratuliu, figur publik sekaligus penulis buku.

Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati mengatakan, ibu adalah citra kreatif keluarga dan merupakan sosok pendidik pertama dan utama.

"Ibu juga penggerak yang memiliki peran penting dalam memacu kreativitas anak, keluarga, bahkan lingkungan sekitarnya," ujar Fery, dikutip dari siaran pers.

Fery mengaku banyak menemukan sosok ibu penggerak yang selama ini banyak melakukan #AksiHidupBaik di keluarga dan juga lingkungan sekitarnya.

Hal inilah yang menggerakkan dirinya bersama empat organisasi lainnya yakni, PKK, Dekranasda, YKI, dan Dharma Wanita Persatuan DKI Jakarta untuk menginisiasi ajang Ibu Ibukota Awards 2019.

"Mereka bergerak dalam sunyi untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan kondusif bagi anak-anak dan keluarganya bertumbuh," terangnya.

Perajin dan pengajar keterampilan di sekolah luar biasa di Jakarta, Lely Purba menuturkan, ibu perlu mengenali dengan baik kelebihan dan menerima kekurangan anak tanpa syarat. Setelah itu, mereka akan memahami bahwa setiap anak adalah spesial.

"Anak tidak bisa disamakan sehingga kita dapat menerima apapun kondisinya dengan rasa cinta, kasih dan penuh rasa syukur," ungkapnya.

Sementara, figur publik yang juga penulis buku parenting, Mona Ratuliu menyampaikan, anak dan lingkungan kreatif bermula dari Ibu yang kreatif.

"Ajang Ibu Ibukota Awards ini bisa memunculkan lebih banyak lagi sosok ibu kreatif yang berdaya dan berdampak untuk keluarga-keluarga di sekitarnya," terangnya.

Untuk diketahui, selain bincang-bincang, Pameran Kerajinan Anak juga diisi dengan gelar karya berbagai kerajinan dari 24 sekolah di Jakarta dan delapan perajin Jakarta diantaranya, Ane None, Tasayu, AIU Craft, Art Rock Design, Pundi Craft, Rumah Viola, Color Paradise, dan Ahza Patchwork.

Bersamaan dengan itu juga digelar Lomba Produk Kerajinan Anak dan Creative Class untuk para pengunjung yang datang.

Sementara itu, Ibu Ibukota Awards hadir untuk memberikan apresiasi kepada sosok perempuan penggerak yang selama ini bekerja dalam sunyi untuk memastikan kebahagiaan keluarga-keluarga Ibukota.

Ibu Ibukota adalah gelar yang disematkan bagi sosok perempuan penggerak di DKI Jakarta. Mereka adalah penggerak yang melakukan #AksiHidupBaik dengan memberikan perhatian dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan keluarga, kesehatan, pelestarian lingkungan, pengembangan kerajinan, dan pendidikan orang tua serta anak usia dini.

Ibu Ibukota Awards ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk menjadi sosok Ibu Ibukota dan ikut terlibat dalam menghadirkan sisi lain Jakarta yang humanis dan harmonis.

TOP