Siswa SD-SMP Manfaatkan RPTRA Amiterdam untuk Belajar Kelompok

Rabu, 10 April 2019 Reporter: Suparni Editor: F. Ekodhanto Purba 2859

RPTRA Amiterdam Manfaatkan Jam Belajar Malam Untuk Belajar Kelompok

(Foto: Suparni)

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam, memanfaatkan jam belajar malam yang diberlakukan oleh Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan untuk kegiatan belajar kelompok bagi siswa, baik SD maupun SMP. 

Dari yang awalnya lima orang kini sudah mencapai 20 orang siswa yang ikut belajar kelompok

Pemberlakuan jam belajar malam dari pukul 19.00-21.00 tersebut mendapat respon positif dari siswa dan orang tua di Pulau Untung Jawa.

Surni, salah satu pengelola RPTRA Amiterdam, Pulau Untung Jawa mengatakan, pihak RPTRA memanfaatkan kebijakan ini dengan mengadakan belajar kelompok bagi siswa sejak 2015 lalu. Hasilnya, puluhan siswa tingkat SD dan SMP ikut belajar kelompok di RPTRA pada jam belajar malam.

"Dari yang awalnya lima orang kini sudah mencapai 20 orang siswa yang ikut belajar kelompok," ujarnya, Rabu (9/4).

Menurutnya, metode yang dijalankan dalam belajar kelompok itu adalah dengan membantu siswa dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah (PR). Selanjutnya, berdiskusi dan bertukar informasi terkait mata pelajaran serta ilmu pengetahuan.

Terkait hal itu, Khodijah (28), salah satu orang tua siswa yang ikut dalam belajar kelompok mengatakan, ikut senang dengan adanya pemberlakukan jam belajar malam ditambah dengan adanya kelompok belajar di RPTRA.

"Sangat membantu bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan anak saya," katanya.

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Supiyadi menambahkan, pemberlakukan jam belajar malam di Pulau Untung Jawa sejak 2015 lalu saat banyak anak-anak mengantre dari sore hingga malam hari di depan kelurahan dan RPTRA untuk memanfaatkan jaringan wifi yang dipasang Sudin Kominfotik.

Sejak saat itu pula jaringan wifi di Pulau Untung Jawa dimatikan jika memasuki jam belajar malam pukul 19.00-21.00 agar anak-anak belajar di rumah, namun sekarang wifi sudah hidup 24 jam. Sekarang, orang tua dengan kesadarannya sendiri akan melarang anak-anaknya bermain pada saat jam belajar malam.

"Alhamdulillah, hingga kini jam belajar malam masih berlaku," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tim Monitoring Jam Belajar Rawa Badak Utara Dikukuhkan

Warga Rawa Badak Utara Dukung Gerakan Jam Belajar Malam

Rabu, 06 Maret 2019 1770

Satpol PP Jakbar Awasi Anak Sekolah di Malam Hari

Satpol PP Jakbar Bantu Awasi Pelaksanaan Jam Belajar Malam

Rabu, 05 Desember 2018 3292

Camat Tambora Gelar Sidak JBM di Tanah Sereal

Camat Tambora Pantau Jam Belajar Malam di Tanah Sereal

Rabu, 19 September 2018 4020

BERITA POPULER
Warga beri dukungan RDF plant ist

Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

Jumat, 06 Februari 2026 4231

ASN pemprov dki jakarta wfa

Terapkan WFA Lebaran, Pramono Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

Rabu, 11 Februari 2026 570

Polusi kendaraan dok

Pramono Ungkap Strategi Atasi Polusi Udara Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 752

Pasar murah harian foodstation ist

Ini Strategi Food Station Jaga Stok dan Harga Pangan

Kamis, 12 Februari 2026 432

Halte transjakarta cawang sentral otoy2

Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi

Rabu, 11 Februari 2026 514

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks