Siswa SD-SMP Manfaatkan RPTRA Amiterdam untuk Belajar Kelompok

Rabu, 10 April 2019 Reporter: Suparni Editor: F. Ekodhanto Purba 2911

RPTRA Amiterdam Manfaatkan Jam Belajar Malam Untuk Belajar Kelompok

(Foto: Suparni)

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam, memanfaatkan jam belajar malam yang diberlakukan oleh Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan untuk kegiatan belajar kelompok bagi siswa, baik SD maupun SMP. 

Dari yang awalnya lima orang kini sudah mencapai 20 orang siswa yang ikut belajar kelompok

Pemberlakuan jam belajar malam dari pukul 19.00-21.00 tersebut mendapat respon positif dari siswa dan orang tua di Pulau Untung Jawa.

Surni, salah satu pengelola RPTRA Amiterdam, Pulau Untung Jawa mengatakan, pihak RPTRA memanfaatkan kebijakan ini dengan mengadakan belajar kelompok bagi siswa sejak 2015 lalu. Hasilnya, puluhan siswa tingkat SD dan SMP ikut belajar kelompok di RPTRA pada jam belajar malam.

"Dari yang awalnya lima orang kini sudah mencapai 20 orang siswa yang ikut belajar kelompok," ujarnya, Rabu (9/4).

Menurutnya, metode yang dijalankan dalam belajar kelompok itu adalah dengan membantu siswa dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah (PR). Selanjutnya, berdiskusi dan bertukar informasi terkait mata pelajaran serta ilmu pengetahuan.

Terkait hal itu, Khodijah (28), salah satu orang tua siswa yang ikut dalam belajar kelompok mengatakan, ikut senang dengan adanya pemberlakukan jam belajar malam ditambah dengan adanya kelompok belajar di RPTRA.

"Sangat membantu bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan anak saya," katanya.

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Supiyadi menambahkan, pemberlakukan jam belajar malam di Pulau Untung Jawa sejak 2015 lalu saat banyak anak-anak mengantre dari sore hingga malam hari di depan kelurahan dan RPTRA untuk memanfaatkan jaringan wifi yang dipasang Sudin Kominfotik.

Sejak saat itu pula jaringan wifi di Pulau Untung Jawa dimatikan jika memasuki jam belajar malam pukul 19.00-21.00 agar anak-anak belajar di rumah, namun sekarang wifi sudah hidup 24 jam. Sekarang, orang tua dengan kesadarannya sendiri akan melarang anak-anaknya bermain pada saat jam belajar malam.

"Alhamdulillah, hingga kini jam belajar malam masih berlaku," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tim Monitoring Jam Belajar Rawa Badak Utara Dikukuhkan

Warga Rawa Badak Utara Dukung Gerakan Jam Belajar Malam

Rabu, 06 Maret 2019 1804

Satpol PP Jakbar Awasi Anak Sekolah di Malam Hari

Satpol PP Jakbar Bantu Awasi Pelaksanaan Jam Belajar Malam

Rabu, 05 Desember 2018 3328

Camat Tambora Gelar Sidak JBM di Tanah Sereal

Camat Tambora Pantau Jam Belajar Malam di Tanah Sereal

Rabu, 19 September 2018 4063

BERITA POPULER
Sampah genangan kramatjati nur2

25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 1768

Personel Gabungan Bersihkan Sampah Pasca Genangan di Ciracas

Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas

Rabu, 25 Maret 2026 1820

4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Jumat, 27 Maret 2026 1140

Ancol libur lebaran rezap

Transaksi Program Mudik ke Jakarta Sudah Tembus Rp 21 Triliun

Rabu, 25 Maret 2026 1277

10 Bus Transjakarta Amari Dioperasikan di Terminal Kalideres

10 Bus Transjakarta Amari Dioperasikan di Terminal Kalideres

Rabu, 25 Maret 2026 1036

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks