180 KIA Diterbitkan di RSUD Pasar Minggu

Selasa, 16 Mei 2017 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Rio Sandiputra 2780

 180 Kartu Identitas Anak Diterbitkan di RSUD Pasar Minggu

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan telah menerapkan Kartu Identitas Anak (KIA) terintegrasi di RSUD Pasar Minggu, sejak April lalu. Hingga kini sudah 180 KIA diterbitkan.

KIA digunakan untuk mengurus kepengurusan administrasi anak-anak 

"Sementara kita terapkan di RSUD Pasar Minggu dulu, karena tidak semua rumah sakit memiliki jaringan yang memadai. Selain itu kita juga harus menunggu ketersediaan blanko dan sedang mempersiapkan SDM nya," kata Abdul Haris, Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan, Selasa (16/5).

Haris juga menjelaskan, KIA ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak.

"KIA digunakan untuk mengurus administrasi anak-anak seperti daftar sekolah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan proses administrasi lainnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
554 Akte Kelahiran telah di Cetak di RSUD pasar Minggu

Sudindukcapil Jaksel Terbitkan 554 Akta Lahir di RSUD Pasar Minggu

Senin, 15 Mei 2017 3714

657 Warga Nikmati Layanan KTP Mobile

657 Warga Jaktim Telah Ikuti Layanan Kependudukan Mobile

Minggu, 14 Mei 2017 2484

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3333

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2220

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 945

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 810

Wagub rano upacara rapat besar ikada 81 jati

Pimpin Upacara Peringatan Rapat IKADA 2026, Rano Tegaskan Perjuangan Belum Tuntas

Senin, 21 September 2026 622

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks