Rabu, 28 Januari 2026 12:46
Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu melakukan penanaman dua ratus bibirt mangrove di sisi RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Universitas Jendral Soedirman Purwokerto (Unsoed) serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Kepulauan Seribu Nomor 378 tentang Penanaman Mangrove di Kepulauan Seribu.
"Penanaman mangrove ini bertujuan untuk memperkuat upaya konservasi wilayah pesisir pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Kegiatan penanaman ini memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi ekologi, fungsi mitigasi bencana, serta fungsi sosial ekonomi bagi masyarakat. Mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai,” ujar Mustajab, Selasa (27/01/2026).
Mustajab menjelaskan, keberadaan mangrove juga berpotensi menjadi bagian dari sabuk hijau pulau yang mampu melindungi garis pantai dari abrasi serta gelombang laut. Selain itu, kawasan mangrove dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi berbasis lingkungan.
“Ini sangat luar biasa jika ke depan dapat kita kembangkan menjadi wisata mangrove. Selain menjaga lingkungan, juga bisa memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Mustajab berharap, ratusan mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan sehat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, salah satu mahasiswa Unsoed yang terlibat dalam kegiatan, Ahmad (22), mengaku bangga dapat ikut berkontribusi langsung dalam aksi pelestarian lingkungan di Kepulauan Seribu.
“Kegiatan ini memberi kami pengalaman nyata tentang pentingnya menjaga pesisir. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini bisa terus tumbuh dan menjadi warisan lingkungan yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” katanya.
Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4