Jumat, 17 April 2026 14:52
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak sebagai tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Salah satu kegiatan berlangsung di Kali Buaran, Jalan Dr. Soekamto, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jumat (17/4/2026).
Operasi yang diinisiasi Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) melibatkan sekitar 300 personel. Terdiri dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satgas UPK Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Satuan Tugas Suku Dinas Sumber Daya Air, serta partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini dimonitor langsung Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan.
“Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil menangkap sekitar 92 kilogram ikan sapu-sapu dari sepanjang kurang lebih 100 meter aliran Kali Buaran. Selain itu, turut terjaring ikan jenis lain seperti mujair melalui metode penangkapan menggunakan jaring dan tangkap langsung. Operasi ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan, khususnya menjaga ekosistem sungai di wilayah Jakarta Timur,” kata Eka Darmawan.
Selain itu, ditambahkanya kegiatan juga bertujuan untuk mencegah masyarakat mengonsumsi ikan sapu-sapu yang diketahui berpotensi mengandung zat berbahaya. Seluruh hasil tangkapan ikan sapu-sapu selanjutnya akan dimusnahkan.
“Langkah ini sekaligus menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan tersebut serta mendorong partisipasi dalam pengendalian populasinya,” tambahnya
Menurutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menyatakan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin dan bergilir di sejumlah titik lainnya, antara lain di kawasan Pintu Air Banjir Kanal Timur (BKT) Malakasari dan sepanjang aliran BKT. Pelaksanaan kegiatan juga akan dikolaborasikan dengan berbagai program berbasis masyarakat guna meningkatkan keterlibatan publik.
Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya ikan sapu-sapu semakin meningkat, sekaligus mampu menekan pertumbuhan populasi ikan tersebut yang berkembang biak dengan cepat di perairan Jakarta Timur. (AJ)
Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4