Sabtu, 14 Maret 2026 07:16
Jajaran Kecamatan Makasar menggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat terkait peredaran minuman keras di wilayah tersebut.
Kegiatan melibatkan sekitar 100 personel gabungan, terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), P3S Suku Dinas Sosial, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), TNI-Polri, serta organisasi masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program Jaga Jakarta.
Wakil Camat Makasar, Nur Hilal, menjelaskan operasi pekat tersebut merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di wilayah Kelurahan Pinang Ranti dan berhasil menemukan sejumlah minuman keras.
“Ini merupakan kegiatan operasi pekat yang kedua kali kita laksanakan. Minggu lalu juga sudah dilakukan di Kelurahan Pinang Ranti, tepatnya di belakang Taman Mini Pintu II, dan kita menemukan cukup banyak minuman keras,” ujarnya usai pimpim Apel Gabungan Pekat di halaman Kantor Kecamatan Makasar, Jumat (13/3/2026) malam.
Pada operasi itu, petugas menyisir dua wilayah, yakni Kelurahan Pinang Ranti dan Kelurahan Kebon Pala. Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penjualan minuman keras.
Apabila ditemukan barang bukti, petugas akan melakukan pendataan dan membuat berita acara yang ditangani oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kelurahan. Selanjutnya barang bukti akan diamankan ke kantor kecamatan untuk proses lebih lanjut.
“Nanti kita cek di lapangan. Jika ditemukan minuman keras, akan dibuatkan berita acara oleh tim PPNS kelurahan, kemudian barang bukti kita bawa ke kecamatan dan ditandatangani oleh pemiliknya,” jelasnya.
Ia menambahkan, operasi pekat ini juga merupakan upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, khususnya menjelang libur panjang dan malam takbiran yang biasanya diikuti peningkatan aktivitas masyarakat.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Makasar agar tetap aman dan tertib.
“Kami berharap di wilayah Kecamatan Makasar tidak ada lagi penjualan minuman keras di tempat-tempat tertentu. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Jakarta agar wilayah tetap kondusif, apalagi menjelang libur panjang dan malam takbiran,” pungkasnya. (AJ)
Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4