Senin, 09 Februari 2026 17:49
Jakarta Timur ~mulai~ terus melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan berlubang di wilayah Jakarta Timur. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Seperti diketahui, pasca hujan ekstrem mengguyur Jakarta *sejak* beberapa pekan *lalu* , muncul jalan berlubang di berbagai sudut jalan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jakarta atas kondisi jalan berlubang di Jakarta. Permintaan maaf itu disampaikan usai Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) DKI Jakarta di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Jalan H. Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Senin (9/2/2026).
Gubernur mengakui tantangan berat harus dihadapi dalam pemeliharaan infrastruktur di tengah cuaca ekstrem. Aspal jalan sering kali kembali rusak sesaat setelah diperbaiki akibat curah hujan yang tinggi.
“Ketika hujan, mohon maaf, pasti sebagian ada (jalan) yang terbongkar kembali," kata Gubernur.
Situasi ini juga langsung direspon Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Dinas Bina Marga. Penegasan itu diungkapkan Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.
Walikota mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Suku Dinas Perhubungan, Suku Dinas Bina Marga, serta para camat dan lurah untuk segera menangani jalan-jalan yang mengalami kerusakan.
“Saya sudah mengumpulkan Sudin Perhubungan, Bina Marga, serta camat dan lurah agar jalan-jalan berlubang yang ada di wilayah Jakarta Timur segera ditangani,” ujar Munjirin.
Ia menegaskan, seluruh ruas jalan yang berlubang menjadi prioritas utama karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
“Sebelum dilakukan perbaikan oleh Bina Marga, minimal harus diamankan terlebih dahulu dengan pemberian tanda oleh Sudin Perhubungan. Semua jalan berlubang menjadi prioritas untuk diperbaiki,” tegasnya.
Pemkot Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas dan melaporkan apabila menemukan kerusakan jalan guna mempercepat penanganan di lapangan. (AJ)
Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4