Sabtu, 06 Desember 2025 10:30
Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, membuka Gebyar Makasar Seni (Gemas) Betawi, di Lapangan Asem Nirbaya, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (6/12/2025).
Wakil Walikota mengatakan, kegiatan Gemas Betawi merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dengan Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur, serta Karang Taruna Kecamatan Makasar. Kegiatan tersebut bertujuan melestarikan budaya Betawi. Gemas Betawi tersebut juga diwarnai pertunjukan seni budaya Betawi hingga bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga setempat.
“Ini bentuk dukungan kita dalam rangka mempertahankan budaya Betawi, karena Jakarta sebentar lagi berusia lima abad. Ini sangat berpotensi dalam rangka mengembangkan Jakarta dikenal oleh masyarakat dunia, dengan mengangkat seni budaya dan UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan karang taruna juga sebagai bentuk mempertahankan budaya Betawi dengan melibatkan generasi muda, yang nantinya yang membawa budaya Betawi dikenal oleh dunia.
“Pesan-pesan kepada anak muda untuk terjun langsung bersama tokoh budaya Betawi untuk membangun seni budaya Betawi yang ada di wilayahnya. Supaya pemuda tidak terjerumus dengan perbuatan tidak baik, seperti narkoba, tawuran, dan lainnya, agar kita membangun Jakarta dengan budaya Betawi agar bisa dikenal oleh dunia,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Raden Gusti Arif menambahkan, pihaknya selalu mendukung Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam pelestarian budaya Betawi agar generasi muda di Jakarta tidak lupa dengan budaya tersebut. Dalam kesempatan itu, ia memberikan apresiasi kepada karang taruna yang terlibat dalam kegiatan Gemas Betawi, karena dapat berkarya positif dengan melestarikan budaya Betawi.
“Kita ingin kebudayaan Betawi ini tidak punah, karena kita tahu sendiri Jakarta menuju kota global, menuju transformasi, dan transisi yang ada, kita tidak ingin generasi muda kita lupa dengan budaya Betawi,” tuturnya. (AD)
Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4