Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murthadho bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin, membuka Jakarta Selatan Career Fest dan Bazaar, di Gedung Nyi Ageng Serang, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Selasa (7/7). Kegiatan yang menyediakan ribuan lowongan kerja dari puluhan perusahaan tersebut akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 7-8 Juli 2026.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Suku Dinas (Sudin) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), serta kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Kemudian, apresiasi ini juga diberikan kepada 10 Jakpreneur binaan Sudin Nakertransgi Jakarta Selatan yang sudah mengikuti kegiatan ini, sehingga produk-produk unggulannya dapat dikenal oleh masyarakat.
"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi peluang terbaik bagi para pencari kerja maupun pemberi kerja untuk bertemu secara langsung, sehingga perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan," tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin, menerangkan, kegiatan ini menyediakan 3.299 lowongan kerja dari 37 perusahaan. Kemudian ada hal baru dalam pelaksanaan career fest kali ini yaitu mengawali career fest dengan sistem daring melalui halaman situs web.karirjakarta.go.id.
"Para pelamar sudah bisa mengakses situs tersebut sejak seminggu sebelum acara ini, nantinya hingga 10 hari ke depan masih dibuka untuk akses mengirimkan lamaran, mengetahui lowongan yang tersedia, serta persyaratannya," ucapnya.
Syaripudin menyebutkan, dalam pelaksanaanya, career fest ini juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada teman-teman disabilitas. Sesuai aturan, terdapat kuota sebesar dua persen di instansi pemerintah atau BUMD dan satu persen di perusahaan swasta.
Berdasarkan hasil evaluasi, ungkap Syaripudin, tingkat efektivitas penyerapan tenaga kerja pada penyelanggaran career fest selama ini berada di angka sekitar 40 persen dari total pelamar yang mengirimkan berkas. "Kami berharap kepada para pelamar yang sudah mengirim berkas ataupun yang sudah wawancara namun tidak hadir, untuk segera melapor, sehingga nantinya posisi bisa tergantikan dengan yang lainnya," katanya.