SIARAN PERS
WILAYAH KOTA JAKARTA SELATAN
(Press Release)

160 Peserta Ikuti Workshop Eco Enzym di Jaksel

Kamis, 18 Juni 2026 13:56

Aula Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan -
Sebanyak 160 peserta dari unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, PKK, pelajar, dan unsur terkait lainnya, mengikuti Workshop Eco Enzym dalam Gerakan Nasional Bersih Sungai 2026, yang dilakukan di Aula Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6). Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Sedulur Bunda Milenial tersebut, diselenggarakan dalam rangka HUT DKI Jakarta ke-499.

Duta Eco Enzym Jakarta Selatan, Nurul Azizah Syafrin, mengatakan, kegiatan ini sangat penting dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sekitar maupun lingkungan Jakarta pada umumnya. Dijelaskan narasumber, bahan-bahan pembuatan eco enzym yang merupakan sampah organik rumah tangga tersebut dimasukkan ke dalam wadah, dicampur dengan air, dan didiamkan selama kurang lebih tiga bulan

"Di sini kami diajarkan cara membuat eco enzyme yang dihasilkan dari sisa-sisa buah yang dicampur dengan molase. Kami libatkan sekitar 160 peserta secara langsung dengan total pembuatan 16 galon eco enzyme. Nantinya hasilnya akan sangat bermanfaat untuk kegiatan rumah tangga, seperti cairan pembersih lantai dan untuk membersihkan sungai agar aromanya tidak berbau," ucapnya.

Azizah menuturkan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama Sedulur Bunda Milenial juga akan menggalakkan kegiatan pembuatan eco enzyme ini mulai dari tingkat kelurahan hingga ke tingkat RT/RW. Tujuannya adalah agar masyarakat luas dapat turut serta menjaga lingkungan masing-masing. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan.

"Harapan saya, masyarakat dapat menggalakkan pembuatan eco enzyme ini dengan memanfaatkan limbah seperti molase dari limbah gula serta sisa-sisa buah. Mengingat sampah buah mudah ditemukan setiap hari, cara ini dapat membantu mengurangi pembuangan sampah organik dan menjaga lingkungan sekitar tetap bersih," katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Iwan K. Santoso, menambahkan, gerakan pembuatan eco enzyme ini merupakan salah satu langkah untuk mendukung instruksi Gubernur terkait pemilahan dan pengurangan sampah langsung dari sumbernya.

"Terkait instruksi Gubernur mengenai pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya, kami berharap warga mengikuti anjuran, saran, serta edukasi dan sosialisasi yang diberikan oleh lurah dan camat. Saat ini, di Jakarta Selatan, para lurah dan camat juga sedang gencar membuat teba atau biopori jumbo," bebernya.

Iwan mengungkapkan, dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah, dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama pengurus lingkungan, dan warga.

"Perlu diketahui bahwa pada bulan Agustus nanti, kita hanya bisa membuang sepertiga dari volume normal ke Bantargebang, dan itu pun hanya untuk residu. Oleh karena itu, kami mohon bantuan dan dukungan seluruh warga untuk secara masif memilah dan mengurangi sampah dari sumbernya," tandasnya.
  • Suku Dinas Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Selatan
Website:selatan.jakarta.go.id
Twitter:@KotaJaksel
Facebook:Kota Jakarta Selatan
Instagram:Kota Jakarta Selatan
Topik:Workshop Eco Enzym di Jaksel
Download 
...

Foto 1

...

Foto 2

...

Foto 3

...

Foto 4